Masuk

Tersandung Kasus Korupsi, Oknum Satpol PP Ini Akan Dipecat Tidak Terhormat!

Komentar

Terkini.id – Seorang oknum Satpol PP berinisial F di lingkup Pemkot Surabaya yang juga merupakan mantan Kepala Bidang Ketertiban Umum, Satpol PP Pemkot Surabaya bakal dipecat secara tak terhormat.

Pemecatan tersebut menyusul penetapan tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji memastikan F akan dipecat dengan tidak hormat. Hal itu usai F ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Surabaya dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi. 

Baca Juga: KPK Periksa Dua Pimpinan DPRD Sulsel di Makassar, Terkait Kasus Dugaan Suap

Menurut dia, F terbukti menjual barang hasil sitaan senilai Rp500 juta.

 “Dia terbukti bersalah, maka pasti akan kita pecat. Seratus persen kita pecat dan kita berhentikan secara tidak hormat,” kata Armuji seperti mengutip suara.com jaringan terkini.id, pada Kamis 14 Juli 2022. 

Cak Ji sapaan Armuji menjelaskan, peraturan yang mengikat Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah jelas.

Baca Juga: KPK dan IDI Akan ke Papua Periksa Lukas Enembe

Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Peraturan sudah jelas, barangsiapa yang terlibat dalam penggelapan, pencurian, menjual barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak milik negara untuk keuntungan pribadi itu ada sanksinya. Dan itu termasuk ke dalam hukuman disiplin berat,” urainya.

Cak Ji menyebut ia tak ragu untuk memberhentikan F sebagai ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. 

Pihaknya dalam waktu dekat akan mengajukan surat ke Kemendagri RI terkait pencabutan status ASN tersangka F.

Baca Juga: Sidak di Beberapa Sekolah, Satpol PP Jeneponto Temukan Rokok dan Video Dewasa Milik Siswa

“Kita nanti akan berkoordinasi dengan Kemendagri, karena SK-nya dari sana. Pemkot dalam waktu dekat akan mengajukan pemberhentian tidak hormat terhadap FE. Dia terbukti terlibat menggelapkan barang milik Pemkot Surabaya,”jelasnya.