Tersangka Korupsi Masih Aktif Berstatus ASN, Ini Jawaban BKD Pangkep

Terkini.id, Pangkep – Tersangka kasus dugaan korupsi anggaran desa Desa Mattiro Bone, Abdul Rahman (38 tahun) hingga saat ini masih menerima gaji sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Rahman bertugas di Kantor Kecamatan Liukang Tupabiring ini kerap mangkir sejak kasusnya mulai tercium aparat dihukum.

Kepada polisi ia mengaku, meski jarang bertugas sejak 2016, gajinya sebagai ASN tetap lancar setiap bulan. Rahman ditangkap di Makassar setelah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena terus mangkir dari panggilan penyidik.

Menanggapi hal ini Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pangkep menyatakan belum bisa mengusulkan pemberhentian gaji bagi Rahman. Menurut Sekretris BKD Pangkep, Fharmawaty, pihaknya bisa mengusulkan pemberhentian gaji setelah ada pemberitahuan status Rahman sebagai tersangka.

“Kami belum terima pemberitahuan status tersangkanya dari polisi. Selama surat itu belum ada, BKD tidak ada dasar untuk mengambil sikap,” kata Fharmawaty di kantor BKD Pangkep, Senin 3 September 2018.

Ia mengatakan, surat teguran Pemerintah Kecamatan kepada Rahman yang diteruskan ke BKD Pangkep telah diterima beberapa waktu lalu. Namun untuk menghentikan gaji hingga sanksi pemecatan harus berdasarkan pemberitahuan dari polisi dan penyidikan.

Menarik untuk Anda:

“Setelah ada penyampaian penetapan tersangka dari polisi, kami juga ajukan pemberhentian sementara gajinya dan statusnya sebagai ASN,” ucapnya.

“Dan kalau sudah ada putusan pengadilan, kami ajukan pemberhentian secara tidak hormat sebagai ASN,” lanjutnya.

Dua tersangka dalam kasus penyelewengan dana desa Mattiro Bone ini berstatus ASN yaitu Abdul Rahman dan Sahaba Nur. Keduanya pernah menjabat sebagai pelaksana tugas kades Mattiro Bone pada 2016.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bangun Pilkada Sejuk dan Santun, Anir-Lutfi Sambangi Posko Rival

Anir Diyakini Bisa Perbaiki Kesejahteraan Warga Pangkep

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar