Tersangkut Kasus Korupsi, Dua ASN di Palopo Diberhentikan Sementara

Sekda Palopo
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Jamaluddin

Terkini,id, Palopo – Pemerintah Kota Palopo resmi memberhentikan sementara Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Palopo, Nasrul, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR , Alu Kumaini, sebagai aparatur sipil negera (ASN). Begitupun dengan pembayaran gajinya.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Jamaluddin, kepada wartawan, saat dikonfirmasi Senin 15 Oktober 2018.

“Kedua ASN bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus Proyek Jalan Guttu Pattalo Pepabri (Jalan Lingjar Barat) dan telah dilakukan penahanan oleh pihak Kejaksaan Negeri Palopo,” ujar Jamaluddin

Keduanya telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Makassar pada Jumat, 12 Oktober 2018.

“Karena yang kedua telah ditetapkan sebagi tersangka dan telah dilakukan penahanan oleh pihak Kejari, maka tersangkut kasus dugaan korupsi, otomatis harus diberhentikan sementara, sesuai amanah Undang undang,” kata Jamaluddin.

Dirinya menjelaskan, pemberhentian sementara ini mengacu pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang tindak pidana korupsi, di mana seorang ASN jika dinyatakan tersangka maka segala aktifitas dan gaji akan diberhentikan sementara.

Jamaluddin juga menegaskan, jika nantinya dalam proses persidangan hakim menvonis ketiga tersangka bersalah, maka saat itu juga Nasrul dan Al akan diberhentikan tidak terhormat sebagai ASN.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo resmi menetapkan dan menahan Nasrul bersama dua tersangka lainnya, Ali Kumaini (AK) dan dan Sanny Patanggu (SP) PT Jaya Konstruksi Utama, di Lembaga Pemasyarakatan Makassar.

Berita Terkait