Terungkap, Abu Tours cuma jual paket umrah Rp 12 juta

Abu Tours

Terkini.id, Makassar – Perusahaan travel umrah murah dari Sulawesi Selatan, Abu Tours, kini diinvestigasi berbagai pihak.

Selain Kementerian Agama sedang melakukan audit investigasi terhadap keuangan perusahaan tersebut, kepolisian juga sudah melakukan proses penyidikan atas dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah.

Sementara itu, Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Pusat, juga terus memperingatkan kepada Abu Tours, terkait iming-iming berupa tambahan bonus untuk jemaah dan penambahan setoran yang terus dilakukan.

Ketua Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Pusat, Tongam L Tobing, membeberkan, banyak keanehan dari bisnis umrah yang dijalankan oleh Abu Tours.

Ketua Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Pusat, Tongam L Tobing

“Abu Tours ini menjual paket umrah sebesar Rp1,2 miliar per 100 jemaah, dijual ke agen. Agen ini menjual ke jemaah Rp 15 juta hingga Rp20 juta. Agennya bisa untung minimal Rp2 juta per jemaah. Bayangkan, jika 100 jemaah cuma Rp1,2 miliar, maka yang disetor ke Abu Tours cuma Rp 12 juta. Ini harga yang tidak wajar,” ujarnya.

Menurut dia, dengan harga murah itu, kasus Abu Tours mirip First Travel. Seperti diketahui, First Travel yang gagal memberangkatkan puluhan ribu jemaahnya juga cuma menjual paket sekitar Rp 14,3 juta per jemaah.

Akhirnya, bos First Travel Andika Surrachman dan Anniesa Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan dana jemaah.

Tongam bahkan dengan bercanda menyebut, jika benar-benar tidak punya dana lagi, dan terbukti melanggar, Abu Tours lama-lama jadi “abu”.

Kewalahan awasi Travel

Salah satu permasalahan banyaknya perusahaan travel yang lambat ditindaki, adalah terlalu sedikitnya orang yang mengawasi.

“Dengan 850 PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), pengawasnya cuma 12 orang,” terang dia.

Berita Terkait
Komentar
Terkini