Terungkap Obat yang Dipakai Rawat Pasien Positif Corona di RSUD AM Parepare

Tenaga medis rumah sakit umum daerah Andi Makkasau Parepare

Terkini.id, Parepare – Koordinator Tenaga Medis Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau (RSUD AM) Kota Parepare, Sri Umi Wahyuni, yang juga Kepala Bidang Pelayanan RSUD AM, menjelaskan terkait proses penanganan pasien Positif Covid-19 yang kini dinyatakan negatif dan dipulangkan setelah melalui proses perawatan kurang lebih tiga pekan yang lalu.

Dirinya menjelaskan, jika langkah awal yang dilakukan tenaga medis RSUD Andi Makkasau, dalam hal menjemput pasien ini, melakukan observasi terhadap kondisi pasien secara awal, karena kedua pasien memang mengalami peradangan pada bagian paru, maka langsung dilakukan isolasi di ruang isolasi Bougenville RSUD AM.

Sri Umi Wahyuni, menuturkan, dalam protap penanganan pasien sejak berstatus Pasien Dalam Pengawasan maka pihaknya langsung menangani dengan protokol Covid-19, dan kemudian memberikan pemenuhan kebutuhan pokok, dan standar gizi yang seimbang.

“Karena kondisi pasien kita ini sudah tua maka kemudian kita berikan pemenuhan gizi yang lebih baik, bahkan setiap harinya kita sajikan minuman susu sebanyak tiga kali dalam satu hari, dan juga minuman teh tiga kali dalam satu hari, selain itu juga kita pemenuhan pada buah-buahan yang segar dan berkualitas, serta gizi makanan yang lebih baik juga,”katanya.

Sri menuturkan, pada awal pasien tersebut dinyatakan status PDP dan ditemukan adanya peradangan pada paru, maka kemudian ahli paru yang tergabung dalam satgas tersebut melakukan penanganan kepada pasien dengan memberikan antibiotik.

Baca juga:

“Awalnya kita berikan antibiotik untuk melakukan pengobatan terhadap peradangan paru yang terjadi pada pasien tersebut, sembari menunggu hasil Litbangkes Jakarta, untuk menentukan pasien tersebut negatif atau positif,”ulas dia.

Setelah mendapatkan hasil positif terhadap pasien tersebut, lanjut Sri, tenaga medis yang terdiri dari beberapa keahlian, dan termasuk tenaga medis ahli paru kita melakukan langkah pengobatan, dengan menyajikan dua jenis obat yakni, Azithromycin Injeksi1 botol perhari Oseltamivir 75 Mg 2/1.

“Obat itu sendiri memang digunakan untuk membunuh virus yang ada dalam tubuh, dan obat itu nanti kita berikan setelah pasien dinyatakan positif, kita kemudian lakukan cara tersebut selama satu minggu dan kemudian lakukan pemeriksaan swab dan hasilnya dinyatakan negatif,”ungkap dia.

Sri, menjelaskan, jika yang terpenting disini bagaimana menjaga tingkat stres pasien, mengingat karena pasien tersebut dalam kamar isolasi dan sama sekali tidak dijaga oleh keluarga sehingga pastinya akan mudah untuk stres.

“Untuk menjaga kecemasan tersebut, kami kemudian menyiapkan satu hp untuk pasien, yang mana hp tersebut digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarganya, sehingga kecemasannya bisa lebih berkurang lagi,”jelas dia.

Komentar

Rekomendasi

Maknai Hari Lahir Pancasila, Taufan Pawe: Gotong Royong Putus Mata Rantai Covid-19

Begini Cara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare Maknai Hari Pancasila

Pasien Sembuh Semakin Naik, Taufan Pawe Optimis Parepare Bebas dari Covid-19

Penyerahan LHP LKPD, Wali Kota Parepare Didaulat Bawa Sambutan

Di Tengah Pandemi, Parepare Kembali Raih Predikat WTP dari BPK

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar