“The Greatest Showman”, bukan sekedar film Box Office biasa

"The Greatest Showman", bukan sekedar film Box Office biasa. (foto/youtube.com)

Terkini.id, – Film The Greatest Showman adalah film asal Amerika yang bertemakan drama musikal, genre yang cukup sukar dimainkan saat ini. Film ini berkisahkan mengenai usaha P.T. Barnum dalam membangun pertunjukan sirkus di New York, pada tahun 1860an.

Cerita yang diangkat tergolong unik dan memicu rasa penasaran. Namun dibalik cerita tersebut, terdapat banyak pesan moral yang dapat kita teladani di hidup kita. Dilansir dari berbagai sumber, cobalah simak 7 pesan moral film berikut ini.

1. Jangan pernah menyerah dan membiarkan impian Anda menjadi mimpi

(foto/joblo.com)

Dalam film “The Greatest Showman”, Barnum terlahir miskin dan cukup direndahkan oleh orang-orang disekitarnya. Meski demikian, dia tetap berpegang teguh dengan impiannya.

Tekad yang kuat menyebabkan impiannya terkabul, dimana ia berhasil menikah dengan wanita yang dicintainya sejak kecil dan membuat usaha yang ia dambakan sejak kecil. Istrinya pun juga turut mendukung impiannya.

Berbahagialah apabila kamu memiliki pasangan yang percaya kepadamu dan mau berjuang bersama untuk menggapainya.

2. Uang dan ketenaran bukanlah segalanya

(foto/dailymotion.com)

Banyak masalah yang seharusnya dapat dihindari dan dapat dirubah menjadi lebih baik jika bukan karena kerakusan dan hasrat untuk mengingini yang tiada henti.

Film ini mengajarkan kita untuk tidak boleh serakah dan terus mensyukuri apa yang telah kita punya. Bila memang ditakdirkan untuk mendapat lebih maka pasti kita akan mendapatkannya.

3. Tidak ada gunanya merasa bersalah untuk diri sendiri

(foto/seanmcdowell.org)

Salah satu soundtrack yang terdapat di film ini yang juga memenangkan Best Original Song in the 75th Golden Globes yang berjudulkan “This is Me” mengajarkan untuk tidak menyesali dan merangkul diri Anda sendiri dengan seluruh kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

4. Hargailah orang-orang di sekitarmu

(foto/digitalspy.com)

P.T. Barnum sendiri terdiri dari orang-orang aneh yang dianggap sebagai sampah masyarakat. Mereka terlahir cacat dan bahkan orang tua mereka malu akan kehadiran mereka dan berupaya untuk menyembunyikan keberadaan mereka.

Meski demikian Barnum tetap menghargai mereka dan mengajak mereka semua untuk berkarya. Tentu mereka berbeda dari yang biasa, namun hal yang berbeda tersebut merupakan keunikan seseorang yang patut dihargai.

5. Belajar untuk mengambil risiko

(foto/odeon.co.uk)

Ketika Barnum membel museum tersebut sebagai awal mula dari segalanya, dia tidak tau apakah kedepan bisnisnya akan berjalan lancar. Dia memulai sesuatu yang belum pernah dilakukan orang lain sebelumnya.

Selain tokoh Barnum, Philip Carlyle juga mengambil risiko dengan bergabung dengan Barnum. Usaha Barnum masih tergolong tidak stabil dan Philip memutuskan untuk bergabung dengannya meskipun sudah memiliki kehidupan yang mapan.

6. Tetaplah fokus pada hal yang terpenting

(foto/billboard.com)

Uang secara materiil, dapat datang dan pergi dengan begitu cepat. Ketika Barnum kehilangan banyak hal, dia berpikir bahwa hal yang terpenting adalah kebahagiaan keluarga.

Dengan tujuan untuk membahagiakan keluarganya, Barnum mencari uang. Namun saat sukses, Barnum justru membuat keluarganya sedih. Dia tersadar, di tengah perjuangannya mencari uang, ia melupakan keluarganya dan mengutamakan uang dan ketenaran.

Pada akhir cerita, Barnum menemukan kebahagiaan tersendiri saat melihat anaknya bertumbuh yang jauh melebihi uang dan ketenaran.

7. Usaha yang sukses adalah usaha yang berdampak positif bagi orang lain

(foto/broadwayworld.com)

Awalnya P.T. Barnum merupakan sebuah sirkus yang dipenuhi dengan orang-orang aneh dari berbagai tempat. Namun perlahan-lahan sekat yang membatasi mereka memudar dan menyatukan mereka sebagai satu keluarga.

Orang-orang yang dulu membenci diri mereka sendiri telah berubah menjadi orang yang mampu mengekspresikan diri mereka yang unik dan memberikan kebahagiaan kepada penonton mereka.

Sukses sejati adalah sukses yang tidak hanya membuat dirimu sukses namun juga membuat orang lain juga sukses.

Komentar

Rekomendasi

Akhir Kisah Cinta Si Doel, Jawaban Doel Setelah 27 Tahun

Sinopsis Film Dolittle: Petualangan Seru dengan Efek Visual yang Menawan

Film Toko Barang Mantan Tayang 20 Februari 2020

Angkat Keindahan dan Budaya Toraja, Film ‘TIL’ Bakal Tayang Juli 2020

Sinopsis Film Abracadabra: Komedi Fantasi yang Menakjubkan

Kisah Diplomat Muda Indonesia Dijadikan Web Series

Film IP Man 4: The Finale Kisah Terakhir Master Yip yang Memilukan

Review Film Si Manis Jembatan Ancol Versi Baru

Habibie dan Ainun 3: Kisah Masa Lalu Ainun dengan Pria Lain

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar