Tiga hari melaut, nelayan di Majene belum ditemukan

Tim SAR cari nelayan hilang di Majene./ ist

Terkini.id, Makassar – Seorang nelayan Saripudin (44) warga Majene, Sulawesi Barat, belum juga kembali dari melaut. Ia diduga menghilang di laut saat mencari ikan pada Selasa 3 April 2018.

Namun hingga hari ini nelayan tersebut masih belum juga pulang. Dan masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

“Korban melaut pada hari Selasa sekitar pukul 02.00 dini hari. Sampai siang harinya belum juga kembali,” kata Kepala Humas Kantor SAR Makassar, Kami 5 April 2018.

Pihak keluarga yang menghawatirkan kondisi Saripudin pun mencoba mencari bantuan kepada nelayan sekitar. Nelayan kemudian beramai-ramai melakukan pencarian.

“Dari hasil pencarian hari itu juga ditemukan perahu korban. Tapi tidak ada ditemukan tanda-tanda keberadaan Saripuddin,” jelas Hamsidar

Nelayan sekitar kata Hamsidar kemudian melapor ke BPBD Kab. Majene dan meneruskan kepada pihak Basarnas Makassar.

“Akhirnya kami nenindaklanjuti berita tersebut, Kepala Basarnas Makassar,” terang Hamsidar.

Kepala Kantor SAR Makassar Amiruddin mengirim satu tim Rescue dari Pos SAR Mamuju menuju lokasi kejadian dan dipimpin langsung oleh komandan Pos Sar Mamuju, M. Fatur rahman.

“Kami melakukan pencarian berdasarkan hitungan arus dan angin, oleh karena itu kami membagi dua SRU (Search n Rescue Unit)” kata Fathur.

Sru pertama kata Fathur menggunakan rubber boat menyisir ke arah barat pantai Soreang dan Sru dua menyisir perairan Majene sebelah selatan.

Tim SAR gabungan yang terlibat pada pencarian ini yakni Basarnas Makassar Pos SAR Mamuju, Kodim Majene, Bpbd Majene, Syahbandar Majene, Pmi Sendana, Sar Unasman dan nelayan atau masyarakat sekitar.

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="78708" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini
Parepare

Pemkot Parepare Siapkan Armada Callnak Centre

Terkini.id, Parepare - Pemerintah Kota Parepare akan menganggarkan pengadaan mobil atau armada untuk memaksimalkan pelayanan program CallNak Centre.Sedikitnya dua buah armada akan dianggarkan pada