Tiga Kemiripan Kecelakaan Lion Air dengan Airasia Tahun 2014

Lion Air Jatuh
Ilustrasi Pesawat Lion Air Jatuh. (foto: b3 creative)

Terkini.id, Jakarta – Tragedi jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP, dan tenggelam di perairan Karawang di kedalaman 30-35 meter, diketahui punya kemiripan dengan tragedi kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, pada 2014 silam.

Selain kondisi jatuhnya pesawat, ada juga beberapa peristiwa sama yang terjadi pada hari jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan QZ8501 itu. Apa saja?

Tenggelam Puluhan Meter

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansyah, mengungkapkan, pesawat tenggelam hingga 30-35 meter.

“Untuk search area, lokasi penemuan serpihan, ini sama dengan AirAsia kemarin,” kata Deden, di posko evakuasi di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Senin 29 Oktober 2018.

Perlu diketahui, Pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata pada 28 Desember 2014, dengan 162 orang yang tewas juga tenggelam di kedalaman 30 meter.

Jatuh di Sekitar Laut Jawa-Selat Karimata

Menarik untuk Anda:

Lion Air JT 610, jatuh di Perairan Utara Karawang. Lokasi itu berada di antara Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa.

Sejauh ini, sudah ditemukan puing-puing pesawat, potongan tubuh, dan barang-barang pribadi penumpang. Bodi utama pesawat belum ditemukan.

Sedangkan pesawat AirAsia QZ8501 jatuh di Selat Karimata, di antara Pulau Kalimantan dan Sumatera. Ratusan kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat Lion Air di Perairan Karawang.

Terjadi di Waktu Pagi

Mantan pilot senior, Stephanus G.S mengungkapkan, kesamaan antara Lion Air dan Airasia adalah, terjadi pada waktu pagi. Lion Air kecelakaan sekitar pukul 06.30 WIB.

Jika dilakukan flashback, bukan cuma Airasia dan Lion Air. Garuda Indonesia (GA200) yang kecelakan pada 2007 silam, mengalami kecelakaan sekitar pukul 07.05.

“Sedangkan kasus Airasia, itu jam 05.00 pagi take off. Jadi ada apa ini? Yang pasti, kecelakaan terjadi di jam 06.00 pagi. Ini yang menyebabkan keprihatinan saya. Berarti ada missing link di sini,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sri Mulyani Tambah Rp 3,5 T Anggaran Covid-19, Termasuk untuk Sewa Hotel Isolasi Mandiri

Gagal Lolos Seleksi Kartu Prakerja, Coba Cara Ini

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar