Tiga Mahasiswa PTIK UNM Teliti Optimalisasi Pengoperasian Kapal Tanpa Awak

UNM
Tiga Mahasiswa PTIK UNM Teliti Optimalisasi Pengoperasian Kapal Tanpa Awak

Terkini.id, Makassar – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penelitian seputar kendali kapal tanpa awak.

Penelitian berjudul “Optimalisasi Koreksi Kesalahan Kapal Tanpa Awak Menggunakan AlgoritmE8 INS (Innertial Navigation System)” yang merupakan bagian dari Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) ini berhasil lolos pendanaan tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti.

Penelitian Eksakta tersebut melibatkan 3 (tiga) mahasiswa PTIK, yaitu Mutiara Mutmainna, Nirwana dan Zulfikar. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kendali koreksi kesalahan pada kapal tanpa awak.

“Pengembangan teknologi kapal tanpa awak sendiri telah banyak berkembang pesat baik pada aspek teknologi motor penggerak, rangka serta kendali. Namun teknologi kendali kapal tanpa awak masih menyisahkan banyak permasalahan khususnya untuk teknologi kapal tanpa awak kecepatan tinggi,” ujar Ketua Tim, Mutiara kepada Media, Selasa, 18 Juni 2019.

“Pada pengoperasiannya seringkali mengalami gangguan seperti arus, gelombang air yang tidak linier serta perubahan kuantitas dan waktunya menjadi kendala utama. Hal tersebut yang melatarbelakangi kami akhirnya merangcang suatu inovasi,” sambungnya.

Mahasiswa angkatan 2015 ini mengungkapkan penelitian tersebut hanya akan menciptakan kendali posisi kesalahan dengan algoritma INS namun tidak pada pembuatan kapal tanpa awak sendiri.

Pemanfaatan teknologi kapal tanpa awak di bidang militer dan sipil

Kapal tanpa awak sendiri merupakan teknologi wahana air canggih yang dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan baik dalam bidang militer maupun dalam bidang sipil.

Dalam bidang militer, kapal tanpa awak dimanfaatkan untuk keamanan batas wilayah, perang, dan sebagai mata-mata.

Sementara dalam bidang sipil kapal tanpa awak dimanfaatkan untuk pemantauan kondisi laut, wahana penyelamat korban kecelakaan laut, dan wahana observasi wilayah ekstrim

“Kami berharap dengan adanya peneitian ini mampu merangsang banyak inovasi dari peneliti-peneliti, serta dapat menghasilkan model pengendali yang efektif dalam mengoreksi kesalahan posisi kapal tanpa awak yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” tutup Mutiara.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Yuk, Nantikan Semarak BODY 2019 di Kampus UNM

Terkini.id,Makassar -  Biology Open Day (BODY) kembali dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM pada 13 hingga 17 November 2019 mendatang.Kegiatan ini mengusung
Kampus

LKIM-PENA Unismuh Kembali Gelar PIKIR 2019

Terkini.id, Makassar - Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menyelenggarakan Pekan Ilmiah dan Kreativitas Remaja