Tiga warga asing datangi anak anak Desa Salemba. Mau apa?

TERKINI.id,BULUKUMBA РBadan Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba menerima tiga orang relawan yang berasal dari India dan Bangladesh pada Rabu (2/01/2018).

Ketiga orang relawan ini nantinya akan berada di Bulukumba letaknya di Rumah Baca Baznas yang terletak di Desa Salemba ,Kec.Ujung Loe Bulukumba untuk mengajar anak-anak dan berbagi ilmu pengetahuan selama satu minggu.

Anak-anak Desa Salemba terlihat begitu senang dan riang gembira mendapatkan guru baru tang mengajarkan nanyian dalam bahasa inggris”apel banana, apel apel banana” terdengar suara anak-anak usia SD menyanyikan lagu berbahasa Inggris dengan wajah penuh riang gembira bersama relawan hari ini (2/01/2018).

Selama seminggu anak anak Desa Salemba akan mendapatkan hari spesial karena mereka akan belajar dari kakak-kakak relawan (volunteer) dari dalam dan luar negeri.

Awal 2018 ini, Rumah Bahasa Baznas Bulukumba bekerjasama dengan AEISEC Unhas, sebuah organisasi International yang mewadahi relawan dari berbagai negara untuk berbagi dan sekaligus belajar budaya masyarakat lokal. “Kami sangat senang sekali dengan kehadiran relawan dari luar negeri ini yang semoga bisa menginspirasi anak-anak dan pemuda desa dan peluang membangun jejaring secara global” ungkap Ustadz Yusuf Shandy, Ketua Baznas Bulukumba.

Baca juga:

Rombongan relawan yang akan tinggal bersama warga (Host family) sampai 7 Januari 2018 ini berasal dari negara India (Rahul) dan Bangladesh (Ruba dan Mahin). Mereka bertiga didampingi pula oleh 3 orang pengurus AEISEC Unhas.

“Relawan ini akan membantu tim Rumah Bahasa dalam mengajar Bahasa Inggris dasar kepada anak-anak dan pemuda yang dibagi dalam 3 Kelompok; anak kelas 1-4 ditargetkan bisa menguasai alfabet, anak kelas 5-6 bisa perkenalan singkat dan SMP – SMA bisa lebih percaya diri dalam percakapan sehari -hari” papar Ryan Juniardi, PIC Rumah Bahasa Baznas.

Program Rumah Bahasa Baznas adalah bagian dari program Zakat Community Development Baznas yang fokus pada pembekalan keterampilan berbahasa Inggris dan pelatihan softskills khususnya bagi anak-anak dan pemuda mustahik yang diharapkan bisa menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

“Program volunteering kami laksanakan sebagai bagian dalam mendukung pencapaian target SDGs di bidang pendidikan yang lebih baik dan menjembatani kerjasama global” ungkap Dila, OC President Project Edunesia 2.0 dari AEISEC Unhas.

Lebih lanjut, Muslimin, tutor Rumah Bahasa Baznas asal Pontianak berharap program ini akan mempertemukan orang-orang dari lintas negara untuk berbagi motivasi hidup sehingga anak muda bisa terus bergerak dan berkarya menuju keberkahan hidup.

Semoga kehadiran relawan-relawan ini menjadi kesempatan untuk belajar bersama, saling menghargai dan menghormati budaya untuk mendukung terciptanya masyarakat global yang aktif .

Diva Alodia

Komentar

Rekomendasi

THR PNS di DKI Jakarta Dipotong, Tapi TGUPP Tidak

New Normal, Menag Segera Umumkan Aturan Ibadah di Masjid

Bayi 36 Hari Sembuh dari Covid-19 Disambut Meriah Para Tim Medis

Tak Mau Anak Jadi Korban, Petisi Tolak Aktivitas Belajar di Sekolah Juli 2020 Muncul

Pria Ini Diramalkan Tawaf Sendirian di Kabah 20 Tahun Lalu, Kini Jadi Kenyataan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar