Tim Operasi Gakkum Sulawesi KLHK Tangkap Dua Pelaku Penebangan Liar

Gakkum Sulawesi
Tim Operasi Gakkum Sulawesi KLHK Tangkap Dua Pelaku Penebangan Liar

Terkini.id, Toraja – Tim Operasi Gakkum Sulawesi KLHK Seksi Wilayah I Makassar bersama KPHL Saddang I pada Kamis, 30 Mei 2019, pukul 12.15 WITA, berhasil mengamankan pelaku penebangan liar dengan menggunakan 2 (dua) buah chain saw dalam kawasan Hutan Lindung Latimojong di Lembang Batu Alu Selatan, Kecamatan Sangngalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel.

Tim berhasil mengamankan dua pelaku penebangan liar dan barang bukti berupa 2 (dua) buah chain saw Merk STHILL, 1 (satu) parang, dan 30 lembar papan.

Penangkapan ini berawal dari laporan petugas KPHL Saddang I yang menyampaikan maraknya kegiatan penebangan liar di kawasan hutan lindung Latimojong.

Pada tanggal 28 Mei 2019, pukul 11.30 WITA Polhut KPHL Saddang I menghentikan para pelaku berinisial M dan L yang sementara mengolah kayu, dan pada tanggal 30 Mei 2019 Tim operasi Gakkum Sulawesi KLHK Seksi wilayah I Makassar menangkap kedua pelaku tersebut.

Penyidik telah menetapkan tersangka M dan L sebagai tersangka penebangan liar dan masih melakukan pengembangan terkait dari siapa pemodal/dalang dari kegiatan penebangan liar ini. Tersangka telah diamankan di Rutan Klas I Makassar, Jumat, 31 Mei 2019.

Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 78 ayat (5) Jo Pasal 50 ayat (3) huruf e Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan atau Pasal 82 ayat (1) huruf c Jo, Pasal 12 huruf c dan atau Pasal 84 ayat (1) jo, serta Pasal 12 huruf f Undang-Undang 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo.

Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 500.000.000, dan paling banyak Rp 2.500.000.000.

Balai Gakkum Wilayah Sulawesi KLHK beri apresiasi ke tim

Dody Kurniawan SPt MH selaku Kepala Balai Gakkum Wilayah Sulawesi KLHK, mengucapkan terima kasih kepada Tim yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kasus ini bisa diungkap.

Pihaknya juga berharap penangkapan tersebut dapat diketahui oleh khalayak publik sehingga memberi efek jera bagi para pelaku kejahatan dalam ranah lingkungan hidup dan kehutanan.

‚ÄúPenebangan Liar merupakan kejahatan yang luar biasa, dan tanpa penegakan hukum yang tegas, tidak akan ada efek jera,” tegas Dody Kurniawan.

“Kami berharap upaya penengakan hukum bisa memberikan efek jera dan kami akan terus memproses hukum sesuai peraturan perundang-undangan,” tambahnya.

Komentar

Rekomendasi

Polres Tana Toraja Berhasil Amankan Pengguna Narkoba

Besok, Jembatan Kaca Patung Yesus Tertinggi di Dunia Jadi Catwalk Fashion Show

Kunjungan ke Tana Toraja, Berikut Harapan Pansus WBTB DPRD Sulsel

Gubernur Sulsel Pastikan Bandara Buntu Kunik Toraja bakal rampung pada bulan Desember 2019

Ketua Bawaslu Sulsel Sebut Regulasi Mengawal Politik Uang Masih Lemah

Nantikan, Toraya Maelo Tourism Expo 2019 Bakal Hadir di TSM Makassar

Evivana Rombe Datu Jabat Pimpinan Sementara DPRD Tana Toraja

Gakkum KLHK Sulawesi Limpahkan Kasus Penebangan Hutan ke PN Makale Toraja

Bandara Internasional Toraja Rampung Desember

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar