Tinggal di Gubuk Reot, Lansia di Jeneponto Ini Ngaku Belum Dapat Bantuan Pemerintah

Jeneponto
Lansia di Jeneponto, Lenteng Daeng Nia (65)

Terkini.id, Jeneponto – Seorang wanita lanjut usia (lansia) Lenteng Daeng Nia (65) warga Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto tinggal digubuk reot berukuran 3×4 meter dengan berlantaikan tanah, dinding gamacca yang sudah labuk yang dibentangi dengan kain sarung bekas.

Lenteng tinggal bersama suaminya Daeng Cammang yang sudah tak bisa melihat (Buta) selama 5 tahun bersama seorang anaknya.

Warga sangat miskin itu tinggal sekitar kurang lebih 100 meter dari kantor Kelurahan Pabiringa, yang lebih tepatnya di depan SMK negeri 3 Jeneponto.

Suami Lenteng Daeng Nia yang buta itu, dulu bekerja sebagai petani rumput laut, sekarang sudah tidak bisa bekerja lagi dan hanya bisa duduk dan baring diatas tempat tidur yang tidak layak dipakai.

“Sudah 5 tahun saya tinggal di sini, sejak suami saya buta, saya dapat uang kalau ada yang panggil saya untuk bibit rumput laut,” kata Lenteng saat ditemui awak media di rumahnya, Sabtu, 9 Mei 2020.

Menarik untuk Anda:

Mirisnya, Lenteng Daeng Nia tidak punya kartu keluarga (KK) dan kartu identitas kependudukan (NIK) dan mengaku tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah.

“Raskin tidak pak, saya tidak pernah didata, untuk dapat uang pergi bibit dan cari rumput laut,” ngaku Lenteng Daeng Nia.

Lenteng mengaku hanya pernah dapat bantuan dari Polisi.

“Polisi ji yang pernah kasi bantuan beras dan telur,” tutur Lenteng Daeng Nia.

Saat ditanya apakah mempunyai kartu Indonesia Sehat (KIS) Lenteng mengaku tidak punya.

“Tidak punya pak,” tutur Lenteng.

Gubuk reot yang ditinggali oleh Lenteng bersama suaminya dibangun di atas tanah Pemerintah.

Dengan tidak memiliki KK dan KTP, Lenteng Daeng Nia sudah bisa dipastikan tidak terdata sebagai penerima PKH, Bantuan sosial tunai (BST) dari Dinsos dan menimbulkan pertanyaan dimana pemerintah setempat.

Sementara Kepala Wilayah Kecamatan Binamu, Emil Ilyas Mattewakkang mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kelurahan Pabiringa.

“Kami sudah bicarakan itu, dan dia sudah beri bantuan oleh Lurah Pabiringa,” kata Emil Ilyas Mattewakkang.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

TMMD ke 108 Kodim Jeneponto Rajut Jembatan demi Warga Desa Bontorappo

Terduga Pelaku Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 Ditangkap, Terancam 7 Tahun Penjara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar