Tinggalkan Golkar, Haris Gani Optimis Kembali Duduk di DPRD Pangkep Melalui NasDem

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pangkep, Muhammad Irwan dan Haris Gani. /Nasruddin

Terkini.id — Sejauh ini Haris Gani telah tercatat sebagai Legislator Golkar DPRD Kabupaten Pangkep selama dua periode.

Hanya saja, ia mundur sebelum masa jabatannya berakhir, karena pada Pileg 2019, dirinya memilih kembali maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Pangkep melalui Partai NasDem

“Saya sudah lama di Golkar. Mulai dari jabatan pimpinan kecamatan (pimcan) sampai akhirnya duduk di DPRD. Kini, saya sudah bergabung ke Nasdem,” kata Haris di Makassar, Selasa, 4 September 2018.

Ia memilih hijrah ke NasDem, bukan berarti dirinya memiliki masalah dengan Golkar, bahkan selama menjabat sebagai DPRD Pangkep, ia selalu menempati jabatan strategis di alat kelengkapan dewan (AKD). Dua periode selalu dipercayakan sebagai Ketua Komisi III dan terakhir dipercayakan sebagai Ketua Komisi I DPRD Pangkep.

“Saya hanya ingin mencari pengalaman baru di NasDem, Apalagi NasDem merupakan partai komitmen dan selalu mengedepankan politik tanpa mahar,” ungkapnya.

Meski sudah terdaftar sebagai Caleg di NasDem, namun dia optimis kembali terpilih untuk ketiga kalinya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pangkep, Muhammad Irwan optimis partainya mampu meraih 8 kursi DPRD Pangkep pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Apalagi bergabungnya tiga legislator dari partai lain, semakin menyakinkan partainya akan meraih suara terbanyak di Pileg.

Tiga legislator itu diantaranya, dua legislator Golkar yaitu Haris Gani dan Yusran Lologau, satu dari Legislator PKB, Umar Syabu.

“Tiga legislator itu memilih mundur dari jabatannya karena ingin mencalonkan diri di NasDem, mereka-mereka ini merupakan pendulang suara terbanyak di Pileg lalu,” kata Irwan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Simak, Begini Cara Kemensos Tekan Angka Kemiskinan

Terkini.id,Jakarta - Pemerintah menargetkan satu juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tergraduasi pada tahun 2020."Penetapan target ini seiring dengan tekad Presiden