TNI AD Buka Penerimaan 15 Ribu Prajurit, Sulsel dan Kawasan Timur Diutamakan

Sah, 196 Tamtama Remaja Baru Resmi Diterima Jadi Warga Kodam XIV

Terkini.id, Makassar – Ingin mengabdi sebagai tentara? TNI AD kembali membuka lowongan rekrutmen prajurit sebanyak 15 ribu orang.

Lowongan tersebut terbuka untuk seluruh pemuda maupun pemudi yang berminat menjadi bagian keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Berbeda dengan perekrutan sebelumnya, kali ini TNI AD memprioritaskan pemuda dan pemudi dari luar Jawa. Khususnya asal wilayah Timur Indonesia. Termasuk Sulsel.

Asisten Personel KSAD, Mayjen TNI Heri Wiranto menyampaikan hal itu di Education and Training Expo, Jakarta Convention Center (JCC), 19 Februari 2019.

Menurut dia, instansinya sengaja mengutamakan pemuda dan pemudi dari luar Jawa. Mulai dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, sampai Papua.

”Untuk wilayah itu diberikan peluang dan alokasi lebih banyak. Baik untuk calon perwira, bintara, maupun tamtama,” ungkap dia kepada wartawan, Selasa 19 Februari 2019.

Kuota Luar Jawa Terus Diperbesar

Menurut Heri, kesempatan untuk pemuda dan pemudi dari daerah-daerah di luar Jawa diperbesar dengan harapan mereka semakin banyak yang masuk menjadi bagian TNI AD.

”Untuk turut andil menjadi prajurit garda terdepan bangsa,” bebernya. Secara lebih terperinci, dia menyampaikan bahwa penerimaan prajurit TNI AD tahun ini sebanyak 15.574 orang. Jumlah tersebut di antaranya untuk 351 calon taruna Akademi Militer (Akmil).

Kemudian, 216 calon perwira prajurit karir, 3.167 bintara, serta 11.840 tamtama.

“Kami akan seleksi para pemuda dan pemudi Indonesia yang terbaik. Kita buka seluas-luasnya dan gratis atau tanpa ditarik bayaran sepeser pun,” terang dia.

Dengan begitu, dia berharap besar TNI AD pada masa mendatang semakin unggul dan profesional. Sehingga kian andal mengemban amanat sebagai salah satu penjaga kedaulatan NKRI.

Lebih lanjut, Heri menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi bakal dilakukan secara transparan.

Heri juga meminta supaya masyarakat tidak segan melapor apabila menumakan ada kecurangan selama proses seleksi prajurit berlangsung. Mereka boleh melapor secara langsung kepada satuan-satuan TNI AD maupun melapor lewat laman resmi matra darat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini