Tokoh NU Sesalkan Jokowi Hadiri Nikahan Atta: Ngapain Datang, Kan Sudah Ada Prabowo

Terkini.id, Jakarta – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Akhmad Sahal atau akrab disapa Gus Sahal menyesalkan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghadiri nikahan artis Atta Halilintar.

Menurut Gus Sahal, Jokowi tidak perlu menghadiri pernikahan Atta dengan Aurel itu lantaran sudah ada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang juga hadir.

Hal itu disampaikan Gus Sahal lewat videonya yang tayang di kanal Youtube CokroTV, seperti dilihat pada Rabu 7 April 2021.

Baca Juga: Jokowi Dituding Perintahkan Penonaktifan Novel Baswedan dkk, Ferdinand: Ini Hanya...

Dalam tayangan video itu, awalnya tokoh intelektual NU tersebut mengakui bahwa pernikahan Atta dengan Aurel sudah menerapkan protokol kesehatan. Beda halnya dengan nikahan anak Habib Rizieq Shihab.

“Memang sebenarnya nggak bisa dibandingkan. Pernikahan Atta Aurel kan mengklaim pernikahan taat prokes, jadi memang taat prokes dan banyak yang sudah divaksin, jumlah pengunjung di atasi,” ujar Gus Sahal.

Baca Juga: Doa Petinggi Hamas Palestina untuk Jokowi: Semoga Anda Selalu Diberkahi...

Akan tetapi, kata Gus Sahal, nikahan Atta Aurel tersebut hadi bermasalah lantaran disiarkan di televisi yang sebelumnya pun diprotes oleh sejumlah pegiat masyarakat sipil.

“Karena ini ditayangkan di TV, live jadi ada kesan Oh seleb boleh kumpul, masyarakat kecil nggak boleh. Narasi yang itu yang muncul, bukan ini bener ini salah,” tuturnya.

Menurutnya, narasi masyarakat tersebut memperlihatkan adanya diskriminasi perlakuan nikahan Atta Aurel dengan pernikahan anak Habib Rizieq.

Baca Juga: Minta Maaf kepada Palestina, Andi Arief: Pemerintah Kami Tidak Terlalu...

Ditambah, masyarakat makin emosi dengan beredarnya video lama yang memperlihatkan polisi memarahi warga biasa yang menggelar nikahan di masa pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Gus Sahal menyesalkan mengapa Presiden Jokowi harus menghadiri pernikahan Atta padahal sudah ada Menhan Prabowo dan Ketua MPR yang juga datang ke acara tersebut.

“Keputusan Jokowi itu nggak ada urgensi, ngapain sih datang. Blundernya di situ ngapain sih dateng, karena kan sudah ada Ketua MPR, ada Prabowo, ngapain dateng,” jelasnya.

Mengutip Suara.com, Gus Sahal dalam tayangan video itu juga memberikan dua poin kritikannya terhadap Jokowi.

“Pak Jokowi ini kan betapa pun teladan lah ya. Dalam filosofi Jawa itu kan pemimpin itu harus ing ngarsa sung tuladha, di depan harus memberi contoh, teladan. Nah, ini menurut saya teladan yang kurang bagus lah ya,” ungkapnya.

Kendati Jokowi sudah dua kali menjalani vaksinasi dan acara pernikahan Atta dan Aurel sudah menerapkan prokes secara ketat, namun Gus Sahal menilai hal itu tidak menunjukkan bahwa presiden peka dengan situasi di masyarakat saat ini.

“Itu tetap enggak peka menurut saya karena sekarang ini masyarakat masih pandemi, dengan vaksin yang belum masif, kan masih banyak restriksi-restriksi. Contohnya, mudik masih dilarang dan masih ada pembatasan-pembatasan kerumunan,” ujarnya.

Bagikan