Tokoh Penyiaran Sulsel Hidayat Nahwi Rasul Meninggal Dunia

Terkini.id, Makassar – Tokoh penyiaran Sulsel yang juga Ketua Forum Telematika Kawasan Timur Indonesia (KTI), Hidayat Nahwi Rasul meninggal dunia di Rumah Sakit Grestelina Sabtu malam, 20 Juli 2019.

Hidayat Nahwi Rasul meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit. Dia dan sebelumnya sudah dirawat di rumah sakit.

Kerabat Hidayat, Rahman Pina, menceritakan, pada Kamis 18 Juli lalu, dia dan para alumni FISIP Unhas sempat menjenguk Hidayat di Rumah Sakit Grestelina.

“Didampingi istri dan anaknya,
Kak Yayat (Sapaan Hidayat Nahwi Rasul), masih tegar, kuat. Kami begitu yakin ia akan segera sembuh,” tuturnya.

Tapi takdir berkata lain. “Ternyata kak Yayat telah dipanggil Pemilik segalah kekuatan, Alfaatihah,” tulisnya.

Kabar meninggalnya Hidayat Nahwi Rasul juga disampaikan sejumlah sahabatnya, termasuk di antaranya Husain Abdullah yang merupakan juru bicara Wapres RI.

Mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo juga turut berbelasungkawa.

Syahrul yang juga tengah dirawat di Rumah Sakit, menyampaikan duka cita mendalam.

“Turut berduka cita mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah, Hidayat Nahwi Rasul. Orangnya baik dan dekat sama saya. Kepada keluarga yang meninggal, yang tabah dan sabar. Alfatihah,” terang Syahrul melalui video yang beredar.

Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia Sulsel

Wahyudi Muchsin, menyebutkan, Hidayat yang merupakan Ketua DPW LDII Sulsel, merupakan tokoh penyiaran Sulsel.

“Selama ini ngopi di Phoenam bicara banyak hal terakhir bersama seminggu lalu dapat info masuk rumah sakit Grestelina tapi belum sempat besuk malah dapat info semalam sudah meninggal kan saat semalam baru tiba di Makassar,” tulis Wahyudi.

Jenazah Almarhum disemayamkan hari ini di rumah duka di Jalan Landak Baru 6 (Andi Djemma), Perumahan Pesona Landak Indah Blok A No. 8, dan akan dimakamkan hari ini juga di Moncongloe.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

120 Anggota Kodim 1425 Jeneponto Jalani Tes Urine

Terkini.id,Jeneponto - Sebanyak 120 angggota Kodim 1425 Jeneponto ikut serta melakukan tes urine. Ini dilakukan dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba