Toleransi di Kota ‘Seribu Gereja’

HARI ini pekerjaan begitu banyak yang harus diselesaikan. Belum lagi pekerjaan itu beririsan dengan pihak ke-III sebagai vendor dan keinginan owner yang kadang tidak menemukan titik temu.

Owner berorientasi pada hasil akhir sementara vendor memperhitungkan risiko pekerjaan, waktu pelaksanaan, metode pekerjaan yang akan diaplikasikan dan perhitungan untung rugi.

Dan kami harus meramu itu semua dan memastikan bisa berhasil dengan standar ukuran yang telah ditetapkan dengan menggunakan metode pendekatan yang paling cocok dan pas di lapangan yang telah terlebih dahulu melalui proses survey lapangan sesuai indikator-indikator yang relevan.

Proses pelaksanaan di lapangannya terkadang alot dan memaksa otak berpikir keras meramu solusi-solusi terbaik untuk memuaskan semua pihak.

Begitulah hari ini agak melelahkan namun syukurnya selalu ada best solution tapi itu membuat kami tadi hampir telat melaksanakan shalat Jumat.

Shalat Jumat di Manado ternyata lebih cepat 20 menit dibanding Makassar dan suara azan juga di kawasan Ranotana agak sayup-sayup terdengar.

Di kota Manado penduduk beragama Nasrani sekitar 290 ribuan sementara muslim 130 ribuan.

Penduduk Manado memang mayoritas beragama kristen. Berhubung kendaraan operasional sementara digunakan maka kami menggunakan taxi online Grab dan mencari titik masjid terdekat sesuai map.

Hanya 3 menit berselang taksi online yang kami pesan datang dan pengemudi Grab di aplikasi namanya Johannis Rudolf Richard Senduk. Famnya sama dengan konsultan perencanaan keuangan handal Safir Senuk.

Orangnya sudah paruh baya dan ramah. Dan kami terlibat pembicaraan yang menurut saya wajib kami publikasikan di sosmed:

DRIVER : Diantar ke Masjid Pak?
SAYA : Iya Pak, mau jumatan
GRAB DRIVER : Sudah masuk waktunya ya pak?
SAYA : Iya pak, makanya memilih masjid terdekat
GRAB DRIVER : Tapi masjid yang bapak pilih bukan yang terdekat pak, masih ada yg terdekat dr sini pak
SAYA : Oooo, saya pikir inilah yang terdekat
GRAB DRIVER : Saya antar ke masjid terdekat saja pak
SAYA : Tapi di request saya masjid yang di map itu pak
GRAB DRIVER: Tidak apa2 pak, nanti setelah bapak turun sy akan ke titik itu
SAYA : Waduh jangan pak, nanti merugikan bapak
GRAB DRIVER : ooo tidak pak, justru bapak nanti yang rugi bila tidak mendengar khutbah utuh karena terlambat
SAYA: Terima kasih banyak pak, ap perlu sy ganti tujuan di system?
GRAB DRIVER: Tidak usah pak, tetap aja seperti itu yg terpenting bapak ibadah tepat waktu

Momen siang tadi sangat berkesan bagi saya. Hidup saling menghormati keberagamaan dan perbedaan nyata terjadi. Sikap seoramg nasrani yang mencoba membantu memudahkan ibadah saya sebagai seorang muslim.

Semoga bapak itu diberikan kemudahan, diberikan kesehatan dan diberikan rezeki berlimpah.

Perbedaan di Indonesia itu adalah sebuah keniscayaan dan para pendiri bangsa yang juga ada ulama didalamnya sangat mengerti heterogen dalam bermasyarakat itulah kemudian kenapa lahir slogan Bhinneka Tunggal Ika.

Semoga kita semua selalu taat dan patuh pada keyakinan iman kita masing-masing dan selalu berusaha mempertebal iman dan taqwa namun juga tetap menjaga keutuhan antar ummat beragama.

Oleh karena itu, kita tidak bisa memaksakan keyakinan beragama seseorang.

Salam Damai Indonesia

Manado
Jumat, 8 Maret 2019

Komentar
Terkini
Opini

Tanda-tanda Resesi

17 Agustus tahun ini.Tiga hari sebelumnya.Jam 6 pagi waktu New York.Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari yield bond
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN