Trailer Film Lolai Cinta di Atas Awan telah resmi diluncurkan

Pemotongan tumpeng menjadi tanda diluncurkannya Film Lolai Cinta di Atas Awan

TERKINI.id, MAKASSAR – Industri perfilman tanah air berkembang pesat, hal tersebut terbukti dengan lahirnya deretan  karya-karya film yang banyak diminati oleh para penikmat film di Indonesia, bahkan hal ini juga mendorong perfilman yang ada di Sulawesi Selatan pada umumnya dan kota Makassar pada khususnya.

Pada tahun 2017 kemarin sejumlah film yang diproduksi berhasil mendapat animo penonton yang luar biasa. Hal ini juga ikut mendorong lahirnya  film-film baru.

Dan di awal tahun 2018, salah satu pembuat film berlabel Timur Pictures   mempersembahkan  sebuah film berjudul Lolai Cinta di atas Awan.

Hari ini Jumat, 5 Januari 2018 di Hotel Horison Ultima Makassar dilakukan peluncuran trailer film Lolai Cinta di Atas Awan.

Menarik untuk Anda:

Film yang disutradarai Andrew Parinussa ini merupakan film drama keluarga yang berkisah tentang seorang anak perempuan bernama Tara (Maizura) seorang  penulis remaja dengan karyanya yang sedang populer, sayangnya di tengah popularitasnya sebagai penulis Tara harus kehilangan ayahnya. Hal inilah membuatnya bersedih sehingga tidak   konsen pada popularitas dan   karya tulisnya. Tara dalam kesedihannya dekat  dengan  seorang  penyiar  radio bernama Rizcky memiliki perasaan terhadap Tara.

Namun di usia Tara yang menginjak 17 tahun sebuah kenyataan pahit menjadi pukulan berat dalam kehidupan masa remajanya, karena ayah yang sangat disayanginya ternyata bukanlah ayah kandungnya. Hal ini membuatnya sangat sedih dan diterpa kecewa hingga membuatnya pergi untuk mencari ayahnya di tanah Lolai Negeri di Atas Awan Toraja Utara.

Sutradara film Lolai Cinta di Atas Awan, Andrew Parinussa mengatakan Film yang diproduseri oleh Andi Buhanuddin Hamzah ini, menghadirkan seratus persen talent lokal seperti Maizura yang dikenal sebagai seorang penyanyi berbakat di Makassar   yang berperan sebagai Tara, Dr. Syariar Tato berperan sebagai ayah Tara, Rizcky De Keizer dan beberapa pemeran lainnya.

“Film Lolai Cinta di Atas Awan, merupakan film keluarga yang digarap tidak hanya untuk mewarnai perfilman tanah air, melainkan juga mengangkat budaya dan sektor pariwisata yang ada di Sulawesi Selatan yakni “Lolai negeri di Atas Awan. Kami melakukan syuting di Toraja Utara dan Makassar.

Lanjut Andrew menambahkan ini adalah sebagai wujud kontribusi para seniman untuk turut berkiprah dalam membangun Sulawesi Selatan dengan memperkenalkan lewat pariwisata yang akan ditonjolkan dalam film ini.

“Film ini berbeda dengan fulm-film yang sudah ditayangkan, ada sisi intrik keluarga dengan sisi budaya yang kental akan tersaji di sini”,imbuh Andrew di hadapan para awak media.

Sementara Produser Film Lolai Cinta di Atas Awan, Andi Burhanuddin Hamzah mengaku dukungan terhadap produksi film ini terus mengalir dari berbagai pihak.

“Ucapan terima kasih kepada para sponsor, crew film, pemerintah dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh pada proses produksi Film Lolai Cinta di Atas Awan ini”,tutur , Pria yang juga telah memproduseri film Cinta Sama Dengan Cendolo Na Tape ini.

“Makassar masih sangat kurang film yang mebicarakan tentang pentingnya suatu hubungan keluarga khususnya antara ayah dan anak perempuan. Dirinya juga menambahkan bahwa filmnya ini rencananya akan tayang pertengahan tahun 2018. Kami berharap bisa mencapai target seratus ribu penonton.

Sementara itu, PT Singa Mas Indonesia (SMI) anak perusahaan Charoen Pokhhand salah satu produknya adalah Frozen, ikut ambil bagian dalam pengerjaan film ini, sebagaimana diketahui produk air mineral ini sudah di ekspor ke Papua New Guini dan di Indonesia sendiri sudah masuk ke HoReCa.

“Kami telah mensupport beberapa kegiatan olahraga terutama futsal, dan tahun ini Frozen masuk ke ranah film.  Kenapa Film, karena Frozen ditujukan untuk remaja dewasa usia 17 hingga 35, tahun”,ungkap Santo Kadarusman selaku PR Marketing PT Singa Mas Indonesia dalam keterangan persnya saat peresmian Trailer Film ini.

Lanjut Santo mengatakan Kota Makassar, dirinya juga menambahkan Frozen air mineral dalam kemasan telah melalui proses penyaringan alami, tiap tetesnya disterilkan denga ozon injeksi serta teknologi ultra filtrasi, sambil mempertahankan keseimbangan mineral.

“Besar harapan kami semoga Film ini dapat diterima oleh masyarakat Indonesia dan menjadi pilihan tontonan menarik bagi keluarga.

Selain Frozen, dukungan juga datang dari Hotel Ultima Makassar. Achmad Mustofa General Manager Hotel Horison Ultima Makassar mengatakan dirinya menyampaikan Film Lolai Cinta di Atas Awan, dilatarbelakangi oleh cerita dan lokasi yang mamapu memberikan kontribusi bagi pembangunan Sulawesi Selatan khususnya pada sektor pariwisata, dengan mengambil lokasi syuting di Makassar dan Toraja.

“Ini tentunya akan membawa pengaruh pada peningkatan kunjungan ke Sulawesi Selatan karena Lolai dan objek wisata yang ada di Makassar akan menjadi perhatian dan dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah ini dan pastinya juga akan mendongkrak tingkat kunjungan hotel”,paparnya.

Echa Panrita Lopi

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dibintangi Vino Bastian, Luna Maya Bocorkan Film “Sabar Ini Ujian”

Diproduksi 2019, Kisah Serial TV di Jerman Ini Sangat Mirip dengan Pandemi Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar