Jadilah bagian dari Kolomnis makassarterkini
Kirimkan tulisan Anda seputar opini, gagasan, sudut pandang, dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Dapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari Kolomnis makassarterkini.

Tujuh Penyakit Dalam Organisasi

SEORANG mantan mahasiswa menanyakan kembali tentang Tujuh Penyakit Organisasi yang sekitar 20 tahun lalu diperolehnya di kuliahku.

Ketujuh penyakit itu dikemukakan oleh Peter M. Senge di dalam bukunya “The Fifth Discipline.” Ringkasannya adalah sebagai berikut.

1. ‘I am my position’

Kecenderungan melihat masalah dari sudut pandang posisi sendiri di dalam organisasi. Organisasi boleh diubah, tetapi posisiku jangan diganggu.

2. ‘The enemy is out there’

Kecenderungan melihat sebab masalah di luar diri dan posisi sendiri; gampang menemukan kambing hitam untuk disembelih; bukan saya yang salah.

3. ‘The illusion of taking charge’

Kecenderungan membuat keputusan pemecahan masalah yang tampak pro-aktif tetapi sebenarnya re-aktif.

4. ‘The fixation on events’

Kecenderungan menangani masalah yang tampak pada kejadian yang dialami, bukan pada sebab yang menghasilkan kejadian tersebut, yang mungkin tersembunyi dan tidak segera tampak melalui usaha sendiri. Bagaikan: sibuk menata kembali kursi di geladak Titanic yang sedang tenggelam.

5. ‘The parable of the boiled frog’

Kecenderungan tidak menanggapi perubahan lingkungan pada akar penyebabnya, yang menghasilkan kelumpuhan organisasi pada saat sebab masalah tersebut telah terakumulasi dan mengancam eksistensi organisasi.

Baca :Antara Kepintaran dan Kearifan

6. ‘The delusion of learning from experience’

Kecenderungan belajar dari pengalaman sendiri, bukan pengalaman pihak yang akan terkena dampak keputusan.

7. ‘The myth of the management team’

Kecenderungan pemecahan masalah melalui tim manajemen yang dibentuk, yang menghindari identifikasi dan pemecahan akar masalah yang tidak menyenangkan pihak-pihak yang terlibat dalam tim tersebut.

Ketujuh penyakit organisasi di atas mungkin sudah sedemikan berakar penyebabnya sehingga dibutuhkan adanya cara baru penanggulangannya melalui perubahan pada cara berpikir dan struktur organisasi yang ada.

Akar penyebab Penyakit Organisasi terletak pada tiga kecenderungan Mental Model: (1) fragmentatif: melihat masalah secara sepotong-sepotong, dari sudut pandang sendiri, bukannya menyeluruh; (2) kompetitif: melihat orang lain sebagai pesaing, bukannya mitra kerja; (3) reaktif: bertindak setelah adanya masalah, bukannya mencegah terjadinya masalah.

Selamat membaca!

Tulisan ini adalah kiriman dari kolumnis makasar terkini, isi dari tulisan ini adalah tanggungjawab penulis yang tertera, tidak menjadi bagian dan tanggungjawab redaksi makassar.terkini.id
Editor : Hasbi Zainuddin