Turis Asing di Bali Gelar Private Party, Langsung Dibubarkan Satpol PP

Illustrasi private party.(ist)

Terkini.id, Badung – Aparat Satuan Polisi (Satpol) PP membubarkan turis asing yang nekat menggelar pesta privat atau private party di Mengwi, Badung, Bali.

Ada 15 orang yang terlibat dalam private party tersebut, di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Party itu digelar pada Selasa 26 Mei 2020 lalu di sebuah vila di Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan. Warga yang resah atas pesta tersebut pun melapor ke Satpol PP Badung.

“Itu sudah hari Selasa yang lalu jam 10.30 karena ada warga yang melaporkan ke kepala lingkungan (klian) banjarnya terus klian banjarnya melaporin ke kita, terus kita cari di sana Selasa yang lalu,” terang Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Kerta Suryanegara, Kamis 28 Mei 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Mendapat laporan warga, Satpol PP pun bergerak ke lokasi. Suryanegara mengungkapkan, pihaknya kemudian membubarkan private party yang berlangsung hingga larut malam itu.

Menarik untuk Anda:

“Gini, sebenarnya party mereka kumpul-kumpul dengan temen-temennya kurang-lebih 15 orang, sekitar 14 sampai 15 orang, cuma sampai larut malam sampai jam 10.30, makanya kita bubarin,” katanya.

Suryanegara menjelaskan pihaknya juga telah memanggil pemilik vila untuk mendapatkan keterangan. Pemilik vila pun telah datang dan menunjukkan surat perizinan serta pernyataan terkait peristiwa tersebut.

“Gini, permasalahannya hanya berdasarkan instruksi dan imbauan. Jadinya tugas kita hanya membubarkan saja, termasuk juga membuat panggilan kepada pemilik vila.

Besoknya memang pemilik vila sudah datang ke kantor membawa perizinan dan dia bilang sudah membawa surat pernyataan bahwa mereka juga istilahnya juga dipanggil oleh Satgas Desa dan membuat pernyataan hari itu juga,” tegas Suryanegara.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menko PMK Bantah Pernyataan Menag Soal Masjid Istiqlal Dibuka untuk Salat Idul Adha

Sadis, Suami Istri Bunuh Bocah 5 Tahun lalu Ambil Kalung Perhiasan Korban

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar