Turki bangun pesantren penghafal Al-quran di Gowa

Peletakan batu pertamama pembangunan pesantren di Gowa./ Herman Kambuna

Terkini.id Gowa – Peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren penghafal Alqur’an Yayasan Sulaimaniyah Turki dilakukan di samping Masjid Al Hikmah, perumahan Hertasning Madani, Jalan Bonto Tangnga, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Ahad, 4 Maret 2018.

Pembangunan tahfidzul Qur’an itu berkat kerjasama antara Perkumpulan Persaudaraan Muslim Internasional (PPMI) dengan Yayasan Sulaimaniyah Turki.

Ketua Umum PPMI, DR KH Hasan Basri Rahman, menyampaikan kesyukurannya atas digandengnya PPMI sebagai mitra dalam proses pembangunan pesantren itu.

“Bismillah, pada Ahad hari ini, pembangunan pesantren akan kita mulai, dan semoga peletakan batu pertama ini mendapat ridho dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan dari sinilah, insya Allah akan lahir generasi pecinta Alqur’an dan generasi pelanjut risalah Nabi Muhammad Shallahu alaihi Wassalam,” kata Kyai Hasan Basri seusai acara peletakan batu pertama, Ahad siang tadi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tahfidzul Qur’an Sulaimaiyah Indonesia, Hakan Soydemir, yang hadir langsung dan turut melakukan peletakan batu pertama, menyebut bahwa lokasi pembangunan itu merupakan yang pertama di kawasan timur Indonesia, dan konsep pengelolaannya dipercayakan kepada DR KH Hasan Basri Rahman.

“Pak Kyai Hasan yang akan mengasuh dan mengelola tahfidzul Qur’an ini,” ujar Hakan.

Dalam pemaparannya sebelum peletakan batu pertama di Masjid Al Hikmah, yang juga dirangkaikan dengan acara khataman Qur’an santriwati pesantren milik PPMI, Hakan menyampaikan bahwa sampai sekarang Yayasan Sulaimaniyah telah membuka puluhan cabang di berbagai kota di Indonesia.

Pesantren Sulaimaniyah Indonesia berpusat di Jakarta.

Untuk menjadi santri pesantren Sulaimaniyah, para pendaftar wajib memiliki ijazah madrasah tsanawiyah (MTs).

Hafalan juz 30 dan usia maksimum 19 tahun juga menjadi syarat.

Selain itu, para calon santri diharapkan menguasai bacaan Alquran berikut tajwid dan tahsin dengan baik.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Warga Gowa Diminta Beli Masker Buatan Penjahit Lokal

Siap Siaga, Pemkab Gowa Buka Posko Induk Penanganan Covid-19, ini Lokasinya

Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Kemendagri, Sekda: RS Yapika Bakal Dijadikan RS Rujukan di Gowa

Ditolak Warga Gowa, Pasien Corona Dikubur di Kompleks Pemakaman Pegawai Pemprov

Pemkab Gowa Siapkan Stok 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Corona

Pemkab Gowa Distribusi Sembako untuk Warganya yang OPD, PDP dan Positif Corona

Cegah Penyebaran Corona, Mobil Water Canon Polres Bulukumba Beraksi di Jalan

Satu Warga Gowa Berstatus PDP Meninggal, Jumlah Kasus Positif Bertambah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar