Tu-SiWork Gelar Wokshop Beasiswa Pendidikan

Tu-SiWork Gelar Wokshop Beasiswa Pendidikan

Terkini.id, Makassar – Minggu, 12 Agustus 2018, Tunanetra-Sighted Network (Tu-SiWork) menggelar Workshop Beasiswa Pendidikan, bertempat di Baruga Anging Mammiri, Jalan HIA Saleh Daeng Tompo, Makassar.

Tu-SiWork merupakan komunitas pemuda yang berasal dari berbagai latar belakang untuk mendukung tunanetra melalui penyediaan pelatihan secara gratis bagi para penyandang difabel netra.

Kegiatan pelatihan ini melibatkan difabel netra dari SLB-A Yapti Makassar sebagai peserta pelatihan. Pelatihan yang dilakukan diantaranya dalam bidang bahasa inggris, bidang menulis (cerita pendek dan artikel jurnalistik), dan bidang komputer (Ms office dan Basic Programming).

Herviana Kamaluddin yang akrab disapa Evhy, bersama dengan kedua sahabatnya A Citra Pratiwi dan Eni, menginisiasi lahirnya Tu-SiWork pada tahun 2017.

“Kita selalu bisa melakukan hal yang bermanfaat bagi sesama mulai dari sekarang, mulai dari hal-hal sederhana. Seperti slogan Tu-SiWork, tidak harus sempurna untuk bisa bermanfaat bagi sesama,” ungkap Andi Citra Pratiwi selaku co-founder Tu-SiWork.

Selain pelatihan untuk difabel netra, para pemuda yang tergabung dalam Tim Tu-SiWork, bekerjasama untuk menyelenggarakan kegiatan workshop beasiswa pendidikan dengan sasaran para pemuda Kota Makassar yang ingin melanjutkan pendidikannya melalui beasiswa.

Baca :Lewat SMART BM 2018, IKAB Unhas Sambut Maba Penerima Beasiswa Bidikmisi

Pada workshop beasiswa pendidikan yang digelar tersebut, Tu-SiWork turut mensosialisasikan aktivitasnya kepada para peserta workshop.

Workshop beasiswa ini sendiri terdiri dari sesi talkshow oleh para penerima beasiswa luar negeri dan juga diskusi penyusunan esai beasiswa, dengan pembahasan utama penyusunan motivation letter dan juga study plan.

“Kembali ke intruksi dasar motivation letter tersebut,  secara general pertanyaan yang ada di motivation letter lebih mengarahkan potensi kalian ke depannya setelah kalian selesai kuliah,” terang pemateri, Hanita D Djaya.

Selain menguraikan bagian-bagian penting dalam penulisan motivation letter dan study plan untuk keperluan beasiswa, Hanita juga memaparkan tentang perbedaan antara motivation letter dan study plan.

“Perbedaan tergantung apa yangg ditanyakan, secara umum dijelaskan di motivation letter dan detailnya biasa ditemukan pada study plan,” ungkap penerima Beasiswa Fullbright 2014 ini.

“Ada satu hal yang selalu diyakini Tim Tu-SiWork, bahwa kita tidak perlu menjadi manusia sempurna untuk mulai membantu orang lain. Dengan diselenggarakannya kegiatan pelatihan difabel netra dan workshop beasiswa pendidikan, Tim Tu-Siwrok berencana membuat kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat lagi ke depannya,” terang founder Tu-Siwork, Evy.

Baca :Pemkot Parepare salurkan beasiswa bagi pelajar

 

Citizen Reporter : Ilmi (Anggota Tu-SiWork)