Masuk

UMMA Tuan Rumah Penanaman Pohon Bakau, Jadi Rangkaian Terakhir SEA-AFSID Selama 9 Hari

Komentar

Terkini.id, Makassar – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muslim Maros (UMMA), Fitrawahyudi, M.Hum, tuan rumah penanaman pohon bakau di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Maros, Minggu, 31 Juli 2022.

Dalam sambutan pembukaan Fitrawahyudi mengemukakan bahwa kegiatan penanaman pohon bakau ini menyertakan tidak saja dosen, tetapi juga mahasiswa, serta keterlibatan masyarakat.

“Begitu pula kehadiran puluhan dari TNI yang turut membantu pelaksanaan kegiatan,” kata Fitrawahyudi.

Baca Juga: Perkenalkan Kopi Mallawa di Maros, Pelaku Usaha Dilatih Menyajikan

Fitrawahyudi menyatakan bahwa penanaman pohon bakau dipilih sebagai kegiatan akhir untuk turut dalam program penghijauan hutan bakau.

Ismail Suardi Wekke, scientific committee SEAAM yang juga ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Abdul Haris, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kolaborasi antar perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium perguruan tinggi.

Konsorsium perguruan tinggi Maros dibentuk tiga institusi Maret 2022 lalu. Bersama-sama Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Dakwah Wal Irsyad Maros, Universitas Muslim Maros, dan Dewan Pendidikan Kabupaten Maros.

Baca Juga: Konsorsium Perguruan Tinggi Adakan Seminar dan Lokakarya Pascasarjana di STAI Al Furqan Makassar

Muhammad Azmi, M.Pd.I, ketua STAI DDI Maros yang juga bagian dalam konsorsium perguruan tinggi menyampaikan bahwa sebagai wadah kerjasama perguruan tinggi.

“Dengan adanya konsorsium ini, akan menjadi sebuah langkah dalam pemenuhan akreditasi kampus,” tutur Muhammad Azmi.

Kegiatan penanaman pohon bakau dihadiri mahasiswa dari lintas kampus, dan organisasi. Hadir pula mahasiswa KKN yang sementara melaksanakan perkuliahan di Kecamatan Bontoa.

“Begitu pula hadir kader dan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam, dan Korp HMI-wati,” kata Ismail Suardi Wekke, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros.

Baca Juga: Sah, Kawasan Geopark Maros Pangkep Jadi Bagian UNESCO Global Geopark

Pemerintah Desa Ampekale menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi kegiatan.

“Semoga ini menjadi awal dalam kerjasama ini, sehingga tahun-tahun berikutnya tetap dapat terlakasana,” pungkas Ismail.