UNHAS Lepas Ribuan Mahasiswa KKN di Tengah Pandemi

Terkini.id, Makassar – Universitas Hasanuddin melalui Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) melakukan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Covid-19 Gelombang 104 tahun 2020.

KKN gelombang kali inimengusung tema “Bersatu Melawan Covid-19” ini diikuti oleh 3.245 mahasiswa.

Acara pelepasan berlangsung pukul 10.00 Wita secara virtual melalui aplikasi Zoom meeting dan live streaming di kanal youtube P2KKN Unhas, Senin 6 Juni 2020.

Turut hadir pada acara pelepasan adalah Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, para Bupati dan Walikota se Sulawesi Selatan yang menjadi lokasi KKN, para pengelola dan pendamping KKN, serta ribuan mahasiswa peserta KKN yang menyaksikan melalui Zoom meeting dan kanal YouTube P2KKN Unhas.

Mengawali kegiatan, Kepala Pusat Pengelola KKN (P2KKN) Unhas, Muhammad Kurnia, M.Sc., Ph.D., melaporkan bahwa kegiatan KKN Tematik Covid-19 merupakan bentuk kontribusi langsung untuk membantu program pemerintah dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19.

Menarik untuk Anda:

“KKN kali ini diikuti oleh 3.245 mahasiswa, melibatkan dosen pendamping sebanyak 210 orang. Mahasiswa tersebut menempati seluruh provinsi di Sulsel dan 13 kabupaten/kota di luar Sulawesi Selatan,”ujarnya.

“Perlu kami sampaikan juga kegiatan ini bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi dan Maluku untuk menjamin keselamatan mahasiswa selama melakukan pengabdian,” jelas Kurnia.

Pelepasan KKN secara resmi dilakukan oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA.

Dalam sambutannya, Prof Dwia menyampaikan bahwa sejak krisis pandemi, terjadi dampak pada bidang kesehatan masyarakat dan meluas pada aspek sosial, ekonomi dan politik bangsa. Olehnya itu, keterlibatan semua unsur dibutuhkan untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan Covid-19 ini.

“Pengabdian ini menjadi kontribusi nyata Perguruan Tinggi untuk masyarakat. Inilah saatnya kita memberi arti kepada bangsa melalui hal sederhana dengan memulai dari lingkungan sekitar”imbuhnya.

“Kami harapkan mahasiswa bisa menjadi perpanjangan tangan Unhas untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dengan memberikan informasi lengkap terkait penanganan dan pencegahan Covid-19,” beber Prof Dwia.

Sejak pandemi, keterlibatan Unhas sebagai Perguruan Tinggi telah banyak dilakukan, Prof Dwia menuturkan, Unhas selalu berupaya untuk berkontribusi aktif membantu percepatan penanganan Covid-19.

Berbagai kegiatan telah diambil Unhas, misalnya membentuk Satgas Covid-19 Unhas dan membuat berbagai inovasi produk.

“Unhas sangat solid untuk membantu program pemerintah mengurangi penularan Covid-19. Kita juga harapkan bersama agar sekiranya setiap kepala daerah dapat membantu mahasiswa kami selama menjalankan misi pengabdian dan selalu berkoordinasi dengan gugus tugas di daerah masing-masing,” sambung Prof Dwia.

Di akhir sambutannya, Prof Dwia berpesan agar mahasiswa Unhas bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol penanganan dan penanggulangan Covid-19.

“Kalian harus bisa menjadi simbol protokol kesehatan dan contoh baik untuk masyarakat sekitar. Selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Usai pelaksanaan ini insyaallah kita bisa bertemu kembali dalam keadaan sehat,” tutup Prof Dwia.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M.Agr., yang mengikuti pelepasan virtual tersebut mengapresiasi kegiatan pengabdian ini.

Menurut NA, di tengah krisis pandemi, Unhas mampu menjaga konsistensinya dalam menjalankan program kerjanya.

“Saat ini sinergitas dari semua pihak sangat dibutuhkan. KKN ini merupakan wujud kepedulian dan tugas pokok dalam melaksanakan tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat. Kami berharap, mahasiswa dapat mengimplementasikan skill dan ilmunya secara baik kepada masyarakat,” jelas Prof Nurdin.

Krisis wabah Covid-19 secara umum menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama oleh semua lapisan masyarakat. Sejak wabah, terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian dunia, begitupun pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

“Sumbangsi ide dan pemikiran tentu sangat dibutuhkan untuk bersama-sama keluar dari permasalahan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu ditengah pembatasan berbagai aktivitas seperti sekarang,” tutup Prof Nurdin.

Seluruh mahasiswa KKN Tematik Covid-19 melakukan program kerja di wilayah masing-masing sesuai lokasi tempat mereka tinggal.

Namun, dalam pelaksanaannya tetap melakukan koordinasi dengan dosen pembimbing agar seluruh rencana program kerja sesuai dengan tujuan terlaksananya proses pengabdian.

Mengingat situasi pandemi saat ini, maka program kerja dan rencana kegiatan yang dilakukan mahasiswa seluruhnya berbasis daring, semaksimal mungkin meminimalisir interaksi langsung secara fisik dengan warga.

Kegiatan yang diikuti oleh pejabat daerah di Provinsi Sulsel maupun pimpinan pemerintah terkait secara virtual berlangsung dengan lancar hingga berakhirnya acara pukul 11.00 Wita.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Mahasiswa KKN Unhas 104 Pinrang Bikin Alat Hand Sanitizer Otomatis

BPP Barebbo Resmikan Sekretariat Kostratani, Direktur Polbangtan Gowa Kampanyekan Pemanfaatan Pekarangan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar