Unik, Mempelai Pria di Soppeng Antar Pengantin Perempuan Naik Vespa Klasik

pengantin unik
Unik, Mempelai Pria di Soppeng Antar Pengantin Perempuan Naik Vespa Klasik

Terkini.id, Soppeng – Pernikahan merupakan upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial.

Berbagai keragaman pernikahan adat Bugis Makassar, dari pakaian adat pengantin, mahar, dan prosesi pernikahan, mulai malam mapacar hingga pesta pernikahan.

Seperti halnya pernikahan putra bungsu mantan Kadis PU almarhum Ir A Wello  tampak berbeda dengan prosesi pernikahan bugis lain.

Pasalnya, mempelai laki-laki yakni A Mukramin membonceng sang istri A Yuliana menggunakan motor vespa setelah melaksanakan ijab kabul.

Motor vespa klasik sudah didesain dengan warna pink. Terlihat sang istri Andi Yuliana sangat bahagia menggunakan motor vespa saat menuju kediaman mempelai pria di Jalan Kemakmuran, samping Mapolres Soppeng.

Andi Mukramin mengatakan bahwa dirinya menggunkan motor vespa saat bersama istrinya menuju kediamannya, karena itu merupakan niat dan akan menjadi kenangan bagi dirinya.

“Syukur Alhamdulillah, akhirnya niatan kami dapat terwujud. Ini momen langka dan akan terus menjadi kenangan kami berdua,” ujarnya, Minggu 13 Januari 2019.

Komentar

Rekomendasi

Berikut Nama 20 Dokter yang Gugur Akibat Corona

Balai Kota Makassar Ditutup, Iman Hud: Kita Terapkan Protokol Penanganan Covid-19

Dokter Marhaen: Ketidakjujuran Pasien Berdampak Tingginya Angka Kematian Medis

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar