Usulan Hak Angket di DPRD Sulsel Disetujui 60 Anggota, 4 Orang Menolak

Rapat paripurna dengan agenda pembahasan usulan hak angket, di Gedung DPRD Sulsel, Senin 24 Juni 2019. /Nasruddin

Terkini.id — Ketua DPRD Sulsel, HM Roem membuka rapat paripurna dengan agenda pembahasan usulan hak angket terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), Senin 24 Juni kemarin 2019.

Rapat paripurna tersebut dapat dilaksanakan, setelah memenuhi syarat kuorum minimal ¾ atau 64 orang dari 85 anggota DPRD Sulsel yang hadir.

“Syarat untuk pembahasan hak angket pada rapat paripurna ini memenuhi syarat karena yang hadir 64 orang dari 85 anggota DPRD,” kata HM Roem.

Pada rapat paripurna itu, dari 64 anggota yang hadir, 60 anggota menyetujui usulan hak angket untuk ditindaklanjuti dalam pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak angket.

Sedangkan empat orang lainnya yakni, Irfan AB (PAN), Usman Lonta (PAN), Mukhtar Badawing (PAN) dan Alex Palinggi (Hanura) menolak pengusulan hak angket.

Keempat anggota yang menolak, karena lebih memilih mengusulkan hak interpelasi.

“Syarat untuk disetujui hak angket, harus ⅔ dari 64 anggota yang hadir pada rapat paripurna ini, dari hasil voting terbuka 60 orang menyetujui pembentukan hak angket, empat orang lainnya tidak menyetujui. Dengan demikian usulan hak angket disetujui dan akan dilakukan Pansus hak angket,” tutup HM Roem, sembari mengetuk palu tiga kali pertanda hak angket disetujui.

Sekedar diketahui, hak angket diajukan oleh sejumlah legislator DPRD Sulsel, karena menilai adanya beberapa kebijakan gubernur dan wakil gubernur yang terbilang fatal.

Ada lima poin alasan sejumlah legislator mengajukan hak angket seperti, serapan APBD 2019 yang sangat minim, kontroversi pelantikan pengangkatan 193 pejabat Pemprov yang sempat dianulir karena dinilai cacat administrasi, dan pencopotan Kepala Biro Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel Jumras yang dilakukan oleh gubernur tanpa melakukan klarifikasi atau investigasi lebih mendalam terkait kesalahan/kekeliruan yang telah dilakukan yang bersangkutan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini