Masuk

Viani Gugat PSI Rp1 Triliun, LBH: Biar Tahu Rasa Kena Batunya!

Komentar

Terkini.id, JakartaViani Limardi sebagai politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang terancam dikeluarkan melakukan gugatan kepada Dewan Pimpinan Pusat PSI atas informasi pemecatan dirinya.

Adapun gugatan yang diajukan Viani kepada PSI yakni sebesar Rp1 triliun, dan hal ini tengah dibicarakan oleh kuasa hukumnya.

Melansir rmoldki, pegiat LBH Jaringan Rakyat (Jarak) M. Sofian atau akrab dengan sapaan Jack, mendukung upaya gugatan yang dilakukan oleh Viani Limardi itu.

Baca Juga: Sama-sama Dukung Jokowi, PSI Mendekat ke Golkar: Airlangga Terima Kunjungan Giring

Menurut Jack, langkah hukum yang akan dilakukan Viani itu sudah sangat tepat dan berkeadilan.

Apalagi PSI selama ini, ucap Jack, sangat gemar melakukan pencemaran nama baik terhadap seseorang.

Hal itu ditandai dengan perlakuan Giring yang menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai seorang pembohong.

Baca Juga: Pemda Kepulauan Seribu Digugat Masyarakat Karena Ogah Tempati Kantor Kerjanya

Ia pun mendukung Viani dan mengatakan bahwa hal itu pantas dikenakan kepada PSI agar tahu rasa dengan perbuatannya selama ini.

Biar tahu rasa, apa yang dilakukan kader-kader PSI selama ini justru malah kena tinju kadernya sendiri. PSI kena batunya,” kata Jack dalam keterangannya, Rabu, 29 September 2021.

Lebih jauh Jack menjelaskan, secara yuridis disebutkan, berdasarkan UU 23 Tahun 2014 pada Pasal 139 ayat (2) dan Peraturan PKPU Tahun 2016, alasan diberhentikan karena tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap sebagai anggota DPRD selama tiga bulan berturut turut tanpa keterangan apapun.

Melanggar sumpah/janji jabatan dan kode etik DPRD melainkan partai politik, maka dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.