Video: Detik-detik Rocky Gerung Setuju Prabowo Tidak Berprestasi

ilc, freeport
Rocky Gerung di Acara ILC

Terkini.id, Makassar – Pengamat politik, Rock Gerung, mengungkapkan alasannya lebih sering mengkritik Jokowi dan tak pernah mengkritisi Prabowo.

Rocky mengungkapkan, alasannya tidak mengkritik Prabowo karena Capres nomor urut 01 tersebut tidak berprestasi.

Pernyataan tersebut diungkap Rocky Gerung saat mendapat kesempatan berbicara di Indonesia Lawyers Club (ILC) pasca Reuni 212.

Rocky Gerung memulai bicaranya dengan menyinggung sejumlah media massa yang tak memberitakan Reuni 212.

“Kita diingatkan bahwa Reuni 212 itu sesuatu yang memang sebut saja momennya memang 2016, tapi kemudian dia menjadi monumen dipindah dari momen menjadi monumen,” kata Rocky Gerung di ILC pasca Reuni 212

“Itu soalnya, karena itu saya sebut bahwa 212 itu lepas dari segala macam interpretasi, itu adalah satu reuni akal sehat. Kalau bukan karena akal sehat, itu ada orang iseng ngasih komando, selesai itu istana di depan, berantakan itu Jakarta.”

Rocky Gerung sempat diinterupsi oleh Pengamat Politik Boni Hargens, dan Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago hingga terjadi perdebatan.

Baca :Hina Presiden, Tim Jokowi Laporkan Akun Facebook Ini ke Polisi

Perdebatan mengarah ke posisi Rocky Gerung dan Boni Hargens yang merupakan pengamat, tetapi tidak netral. Rocky lebih suka mengkritik Jokowi, sementara Boni lebih banyak mengkritik Prabowo.

“Kalau saya tidak netral, karena saya tidak mengkritik Prabowo, saudara sendiri bilang Prabowo tidak punya prestasi, ngapain saya kritik orang yang tidak punya prestasi, ” kata Rocky Gerung.

“Yang saya kritik itu adalah orang yang mengklaim prestasi orang tuh, Pak Jokowi banyak klaim prestasi orang makanya saya harus kritik, kan masuk akalnya gitu,” kata Rocky Gerung di ILC pasca Reuni 212.