Video Kekerasan Habib Bahar: Pukul dan Tendang Remaja dengan Lutut

Capture video penganiayaan yang diduga dilakukan Habib Bahar bin Smith.(ist)

Terkini.id, Bandung – Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penganiayaan terhadap dua anak berinisial CAJ (18) dan MKUAM alias Zaki (17).

Setelah ditetapkan tersangka pada Selasa 19 Desember 2018, Habib Bahar langsung ditahan.

“Berdasarkan laporan, telah terjadi penganiayaan. Dilakukan tindakan mulai dari penjemputan paksa terhadap korban di rumah yang bersangkutan (korban) sampai ke suatu tempat. Di sana dilakukan penganiayaan. Setelah penganiayaan korban, (antara korban) disuruh berkelahi. Kemudian dianiaya lagi sampai malam,” terang Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa 18 Desember 2018.

Kepolisna pun mengungkapkan kronologis penganiayaan terhadap dua korban tersebut.

Awalnya, dua korban pergi ke Bali untuk mengisi sebuah acara pada 26 November 2018. Saat di Bali, CAJ yang memang bergaya mirip Habib Bahar ditanya oleh seseorang. CAJ spontan mengiyakan pertanyaan itu.

Seseorang itu kemudian membawa keduanya ke sebuah ruko untuk sejenak berdiam dahulu dan diantarkan kembali ke hotel.

Kepolisian menyebutkan, pada 30 November 2018, kedua korban dijemput oleh majelis taklim dan diantar ke bandara untuk pulang.

Keduanya pun diberi tiket oleh sekelompok orang tersebut.

Dijemput Paksa

Lalu pada keesokan harinya atau pada Sabtu 1 Desember, kediaman CAJ di kawasan Bogor didatangi oleh sejumlah orang menggunakan dua unit mobil.

Sejumlah orang itu datang untuk menjemput paksa CAJ. Belakangan diketahui, sekelompok orang tersebut datang atas perintah Habib Bahar.

“Menurut BAP keterangan saksi, saksi korban termasuk orang tua CAJ, saat dijemput orang tua CAJ ini menghalang-halangi supaya jangan dibawa. Beberapa orang itu menelepon BS (Bahar). Karena dihalangi, perintah BS angkut sekalian orang tuanya,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Iksantyo Bagus seperti dilansir detikcom.

Pada hari yang sama, sejumlah orang tersebut membawa MKUAM ke ponpes milik Habib Bahar.

Kedua korban dipertemukan di aula Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Korban CAJ dan MZ tersebut diinterogasi oleh BS terkait perbuatan CAJ di Bali,” ujar Iksantyo.

Polisi memperlihatkan tangkapan layar dari video yang dijadikan barang bukti. Dari video itu terlihat Habib Bahar menganiaya keduanya dengan cara dipukul bahkan ditendang.

Dalam tampilan pertama terlihat seperti di dalam ruangan. Ada sebatang kayu yang berada tepat di depan wajah korban.

“Bisa dilihat ada kaki dari saudara BS juga langsung. Ke mukanya korban. Kemudian digampar oleh yang lain. Ini artinya dilakukan bukan sendiri, ada teman-temannya,” tutur Iksantyo.

Tayangan lalu berpindah. Terlihat posisi korban berada di area luar. Wajah Habib Bahar dengan kain sarungnya terlihat jelas. Dalam tangkapan layar itu Habib Bahar melakukan tendangan kaki dan dengkul ke arah wajah korban.

“Di situ (area luar) pukul 15.00 WIB. Di bawa ke luar pondok ke belakang pondok. Kita bisa lihat gerakan yang langsung ke korban. Ada darah juga terlihat,” katanya.

Setelah dilakukan penganiayaan, keduanya dibawa ke dalam. “Mereka digunduli,” ucap Iksantyo.

Pengacara Habib Bahar, Sugito Atmo Prawiro mengatakan pihaknya akan mengikuti proses hukum. Menurut Sugito, polisi mungkin sudah punya keyakinan 2 alat bukti yang cukup hingga melakukan penahanan.

 

Komentar

Rekomendasi

Ramai Soal Virus Corona di Wuhan, Begini Penjelasan Direksi Garuda Indonesia

Nelayan Cari Petani Rumput Laut yang Tenggelam, BPBD Jeneponto Jadi Penonton

Hendak Melihat Rumput Laut, Seorang Warga Jeneponto Dikabarkan Tenggelam

Imlek 2571, Owner BenZ Café: Semoga Tahun Tikus Membawa Berkah untuk Kita Semua

Diperiksa KPK, Ini Pembelaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal Harun Masiku

Biadab, Pemuda Ini Tega Bunuh Ibu Kandungnya dan Bakar Rumah

Dituding Sebar Berita Bohong Soal PBB, Petinggi Sunda Empire Dilapor ke Polisi

Bareng TP PKK Majene, FKG Unhas Peringati HUT ke-70 PDGI

Beredar Video Call Mesum Diduga Oknum Kades dengan Seorang Perempuan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar