Viral Pelanggar Masker di Bogor Diborgol, Dewan Panggil Kasatpol PP

Pelanggar masker diborgol petugas. (Foto: Instagram @ndorobeii)

Terkini.id, Bogor – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bogor rencananya akan memanggil Kepala Satpol (Kasatpol) PP, Agus Ridhallah, terkait sanksi pemborgolan kepada pelanggar masker.

Ketua DPRD Bogor, Rudi Susmanto mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan komisi yang menangani Satpol PP untuk dilakukan pemanggilan.

“Nanti kita akan tindaklanjuti dan evaluasi terkait penggunaan borgol, kalau menekan dengan cara itu kan tidak baik, dan menjadi polemik di masyarakat,” kata Rudi, Kamis, 24 September 2020 seperti dikutip dari suaracom – jaringan terkini.id.

Rudi menyayangkan aksi yang dilakukan Satpol PP yang memborgol para pelanggar masker tersebut.

“Kalau kita prinsipnya satu, kita berharap ada langkah-langkah yang dilakukan lebih baik lagi. Jangan sampai tujuannya baik untuk menekan penyebaran Covid-19, tapi malah sampai ada polemik di masyarakat,” ujar Politisi Gerindra ini.

Menarik untuk Anda:

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria paruh baya diborgol petugas Satpol PP lantaran kedapatan tak memakai masker viral di media sosial.

Dilihat dari video yang dibagikan akun Instagram @ndorobeii pada Selasa 22 September 2020, tampak pelanggar masker tersebut diberhentikan petugas saat hendak meninggalkan sebuah warung.

“Pak, pak angkat tangannya. Bapak gak pake masker yah,” ujar seorang petugas sambil memakaikan borgol di tangan pria itu.

Usai diborgol, pelanggar masker itu pun kemudian diarahkan oleh petugas itu ke posko untuk diberi pengarahan.

“Kenapa pak diborgol seperti ini?” tanya petugas ke pria itu.

“Saya gak pakai masker pak,” jawabnya.

Beberapa saat kemudian, petugas pun memberikan masker kepada pria itu untuk dipakainya.

Kendati demikian, video itu menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak di antaranya yang menilai perlakuan petugas terhadap pelanggar masker tersebut berlebihan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

‘Hari Terpatah Hati Buat Kami’, Pramugari Curhat Usai Garuda PHK 700 Karyawan

3 Orang Dibunuh Kelompok Radikalis, Prancis Kerahkan 7 Ribu Tentara Jaga Gereja

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar