Viral, TNI AU Akan Bangunkan Sahur Warga Pakai Pesawat Tempur

TNI AU
Pesawat Tempur TNI AU

Terkini.id, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara ( TNI AU) melalui akun Twitter, @_TNIAU, menyatakan akan melakukan kegiatan membangunkan sahur dengan menerbangkan pesawat tempur di wilayah udara beberapa kota.

Dalam twit viral tersebut, beberapa kota yang disebut akan dilintasi oleh pesawat tempur milik TNI AU adalah Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, Klaten, dan Sragen.

“Jika tak ada aral melintang di runway, Insyaallah akan diadakan lagi ‘tradisi’ membangunkan #sahur pakai pesawat tempur buat Airmen di Surabaya, Solo, Sragen, Klaten, Jogja, Papringan, Wirobrajan, Gejayan, Tukangan, Maguwo, Kotagede, dsk,” cuit TNI AU di akun Twitter resminya, @_TNIAU.

Namun, misi utama dari penerbangan tersebut bukan semata-mata untuk membangunkan orang sahur, melainkan untuk menyiasati waktu terbang bagi para penerbang tempur TNI AU selama bulan Ramadan. Karena saat bulan Ramadhan mereka tidak boleh menerbangkan pesawat di atas jam 10.00 pagi.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Kepala Subdinas Penerangan Umum AU Kolonel Sus M Yuris.

“Misi utama bukan membangunkan sahur, tapi maintain kemampuan terbang malam atau subuh bagi penerbang tempur TNI AU,” kata Yuris, dikutip dari Kompas, Rabu 8 Mei 2019.

Terbang di waktu subuh atau jam-jam sahur selama bulan Ramdan, kata Yuris, menjadi opsi yang paling mungkin diambil sebab para penerbang tempur yang menjalankan puasa tidak diperkenankan menerbangkan pesawat di atas pukul 10.00.

“Pukul 10.00 pagi adalah batas waktu yang diberikan oleh tim medis untuk terbang di saat puasa karena lebih dari waktu itu, kadar gula darah sudah menurun dan tidak fit untuk terbang kecuali membatalkan puasa jika diperlukan,” terangnya.

Dalam kondisi berpuasa, lanjut Yuris, setelah pukul 10.00, para penerbang hanya diperkenankan untuk siap siaga operasi, tidak menerbangkan pesawat kecuali dalam kondisi darurat dan membatalkan puasanya.

“Bagi penerbang tempur Muslim, jika ingin tetap berpuasa, mereka hanya boleh standby operasi setelah pukul 10.00 pagi kecuali dalam keadaan darurat yang mengharuskan scramble,” ujarnya.

Yuris: Membangunkan sahur masyarakat hanya Combined Mission

Memang membangunkan orang dengan pesawat tempur akan terdengar begitu bising bagi beberapa orang. Karena rencananya pesawat tempur tersebut akan diterbangkan rendah di atas pemukiman warga.

Menurut keterangan Yuris rencana membangunkan sahur tersebut hanya untuk combined mission saja.

“Jadi terbang subuh dan membangunkan masyarakat untuk sahur adalah combined mission,” ujar Yuris.

“Ada sequence training yang mengharuskan penggunaan afterburner, dan ini suaranya menggelegar pada ketinggian rendah,” sambungnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini