Viral Video Sejumlah Smartphone Milik Santri Direndam Air, Peristiwanya di Soppeng

Terkini.id, Soppeng – Sebuah video viral yang menunjukkan seorang guru di pesantren membuang sejumlah ponsel ke dalam ember berisi air, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Pondok Pesantren Yasrib, Kabupaten Soppeng.

Dari video tersebut, terlihat sejumlah ponsel, termasuk di antaranya ponsel pintar (smartphone) dikumpulkan di atas meja.

Lalu, sang pembina mengambil satu per satu ponsel tersebut untuk dibuang ke ember berisi air.

Aksi itu dilakukan di depan para santri yang sedang berbaris di depan kelas. Menariknya, aksi pembuangan ponsel tersebut disertai dengan teriakan meriah para santri.

Video itu misalnya dibagikan oleh akun @makassar_iinfo.

Aksi itu sempat mendapat banyak protes netizen lantaran disayangkan. Pihak pesantren sampai tega membuang ponsel.

Salah satu netizen yang pernah bersekolah di Yasrib, Satriani Mulyani, menyebutkan, sejak dahulu, pesantren Yasrib memang dikenal sangat ketat soal aturan penggunaan ponsel kepada para santrinya.

Dikirim oleh Anther Kallio pada Senin, 22 Juli 2019

“Aturan sudah ada dari dulu, tidak boleh bawa hp. Yang biasa protes itu orang yang tidak pernah ada di lingkungan itu. Atau orang yang tidak tahu kalau ada aturan. Kalau sudah tahu ada aturan tapi masih dilanggar berarti konsekuensinya begitu,” katanya.

Warga Soppeng lainnya, Yusran Yus, menyebutkan, video pembuangan ponsel tersebut jika dilihat konteks dan sebabnya, wajar saja dilakukan.

“Ini terjadi di Soppeng tepatnya di Pondok Pesantren Yasrib Lapajung. Memang setiap pondok memiliki aturan, salah satunya larangan membawa ponsel. Itu merupakan salah satu konsekuensi apabila ditemukan kali pertama maka hp itu akan dikembalikan ke orang tuanya dan harus ada perjanjian dari orang tua,” katanya.

“Dan pondok apabila kedua kalinya maka terserah dari pihak pondok kalo mau liat video yang sama ada pada Pesantren Gontor,” katanya.

Komentar
Terkini
Soppeng

Ranperda APBD 2020 Disetujui DPRD Soppeng

Terkini.id, Soppeng - Pemerintah Kabupaten Soppeng menandatangani nota keuangan dan Ranperda APBD tahun 2020 di ruang rapat paripurna kantor DPRD Soppeng, Rabu, 6 November