Wajib Diketahui! 4 Fakta Tentang Kartini, Ternyata Seorang Vegetarian

Terkini.id, Jakarta – Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini sejak 2 Mei 1964. Fakta Tentang Kartini tidak banyak yang tahu, salah satunya adalah seorang vegetarian. Nama lengkapnya adalah Raden Adjeng Kartini Djojo Adiningrat atau biasa dikenal dengan Raden Ajeng Kartini.

R.A Kartini adalah perempuan yang berhasil memperjuangkan hak emansipasi wanita. Kartini berhasil memberikan perempuan kedudukan yang sama dengan kaum pria. Ternyata, R.A Kartini dan keluarga adalah seorang vegetarian. Berikut adalah empat fakta tentang R.A Kartini, sebagaimana dirangkum dari kanal Youtube Trans 7.

1. pahlawan kuliner Indonesia

Baca Juga: Menjadi Vegetarian, Ini Keuntungannya Bagi Tubuh

Fakta tentang Kartini yang pertama adalah pernah menulis berapa surat bahwa dia mencoba resep tradisional Jawa dan Eropa. Surat tersebut dijadikan buku resep oleh adiknya dengan tajuk “Lajang Panoentoen Bab Olah-olah” ditulis pada tahun 1918 menggunakan Aksara Jawa.

Awalnya buku tersebut disusun hanya sebagai pegangan mata pelajaran memasak di sekolahnya. Pada akhirnya, buku tersebut disambut dan mendapat pujian oleh masyarakat luas. Resep masakan yang paling terkenal dari R.A Kartini adalah Sup ayam jepara dan ayam besengek.

2. Seorang vegetarian

Fakta yang menarik tentang R.A Kartini adalah seorang vegetarian. Fakta tersebut diungkapkan melalui suratnya yang dikirim ke negara kincir angin Belanda pada tanggal 27 Oktober 1902.

Sebagian kutipannya begini, “Kami sekarang pantang makan daging. Sudah lama kami merencanakan itu, dan bahkan beberapa tahun saya hanya makan tanaman saja, tetapi tidak punya cukup keberanian susila untuk bertahan. Saya masih muda sekali, masih berusia 14, 15 tahun.” (kami menunjuk pada Kartini dan Adik-adiknya).

Sebagian lagi kutipannya begini, “Vegetarisme itu doa tanpa kata kepada Yang Maha Tinggi.” Kutipan ini lah yang paling populer dikalangan vegetarian.

3. Punya bengkel ukir kayu

Fakta tentang Kartini adalah mempunyai bengkel ukir kayu. Ukir kayu sudah lama menjadi tulang punggung perekonomian di Rembang dan jepara. Bengkel itu didirikan untuk para pemuda yang totalnya mencapai 50 orang. Selain itu mereka dibimbing membuat barang-barang seperti peti kecil, tempat jahitan, meja kecil, dan beberapa jenis produk lainnya.

Hasil produksi dari bengkel ukir kayu kemudian dijual oleh R.A Kartini ke Batavia dan Semarang dengan harga yang cukup tinggi. Setelah dipotong biaya pengiriman dan bahan baku, uang hasil penjualan diberikan kepada pengrajin.

Setelah dirasa usahanya cukup besar, R.A Kartini Kemudian melakukan hubungan dagang OOST en WEST sebuah lembaga hubungan dagang Belanda dengan Negara-negara Kolonial. R.A Kartini kemudian memamerkan dan memasarkan produk-produk kerajinan bumiputera dan mengangkat tukang kayu dan pengrajin ke dunia internasional.

4. Namanya dijadikan sebagai nama jalan di Belanda

Nama R.A Kartini sangat populer di negara kincir angin Belanda sebagai pejuang hak-hak perempuan. Salah satu kumpulan surat milik Kartini yang sangat populer adalah Door Duisternis Tot Licht atau yang dikenal “Habis Gelap terbitlah Terang”. Nama R.A Kartini mendapatkan kehormatan dengan dijadikan nama jalan di empat kota Negeri kincir angin.

Empat nama kota di Belanda yang memiliki R.A Kartinistraat atau Jalan R.A Kartini adalah Ibu Kota Amsterdam, Kota Venlo, Kota Haarlem dan Kota utrecht.

Itu adalah empat fakta tentang Kartini seorang Pahlawan yang jasanya tidak terhingga untuk Indonesia.

Bagikan