Wakil Ketua DPRD Makassar Minta Laskar Pajak Dikaji Ulang, Ada Apa?

DPRD Makassar
Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali

Terkini.id, Makassar – Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali meminta kepada pemerintah Kota Makassar untuk mengkaji kembali keberadaan Laskar Pajak. Ia beralasan hal itu berdasarkan laporan keluhan dari pihak pengusaha.

Laskar pajak, kata Ara sapaan karibnya, memiliki kekurangan dan kelebihan. Di satu sisi membantu meningkatkan PAD.

“Tetapi saya tidak ingin Laskar Pajak ini juga dijadikan barometer karena banyak sekali keluhan-keluhan dari pemilik restoran dan hotel terkait dengan perilaku laskar pajak,” kata dia saat ditemui di Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis, 11 Juli 2019.

Ara mengingatkan kalau Laskar Pajak hendak dipertahankan semestinya mampu menjaga perilakunya.

“Jangan sampai orang berusaha seolah-olah dimata-matai sehingga tidak ada ketenangan orang melakukan usaha,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengataka penting bagi Laskar Pajak untuk memberi dorongan bagi peningkatan PAD.

Pemasangan alat online di restoran dan hotel baru 200 alat dari 500 alat

Selain itu, Ara mengaku heran lantaran pemasangan alat online yang seharusnya terpasang di restoran, di hotel, dan penghasil pajak lain berjumlah 500 alat untuk pemasangan software.

“Ini baru dua ratus yang terpasang, salah satu rekomendasi audit BPK, 500 alat itu harus terpasang, kenapa baru 200. Ada apa?” ujarnya.

Sehingga dia menyimpulan bahwa hal tersebut juga menjadi penyebab berkurangnya PAD Kota Makassar.

Berita Terkait