Wali Kota Danny Dampingi Menkes RI Tinjau Kampanye Imunisasi MR

Wali Kota Danny Dampingi Menkes RI Tinjau Kampanye Imunisasi MR

Terkini.id, Makassar – Imunisasi adalah hak anak agar terlindung dari berbagai macam penyakit dan virus. Olehnya itu, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memulai Imunisasi Measles Rubella (MR) fase II. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 28 provinsi di luar Pulau Jawa.

Imunisasi serentak dilaksanakan pada Agustus-September 2018, setelah sebelumnya Imunisasi MR fase I telah dilakukan pada Agustus hingga September 2017 di Pulau Jawa.

Di kota Sulawesi Selatan(Sulsel) sendiri dipusatkan di Kota Makassar. Tepatnya, di sekolah MTSN model, Rabu 1 Agustus 2018.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Anggota DPR RI Komisi IX serta Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Anung Sugihantono.

Pemerintah berkomitmen kuat dalam mewujudkan eliminasi campak dan mengendalikan penyakit rubella serta kecacatan bawaan akibat rubella (Congenital Rubella Syndrome) di Indonesia pada tahun 2020.

“Strategi tersebut bertujuan mengendalikan kedua penyakit itu (campak dan rubella) yang kemudian diikuti peralihan pemakaian vaksin campak menjadi vaksin MR ke dalam program imunisasi,” ucap, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K).

Baca :Ada Smart Pete-Pete di Panin Home & Auto Show

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebutkan hidup sehat adalah hak setiap anak. Untuk itu, imunisasi serentak ini kata dia agar setiap anak mendapatkan imunisasi MR.

”Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan. Kita ingin mewujudkan anak Indonesia yang sehat dan berkualitas di kemudian hari,”jelasnya.

Danny pun berharap kegiatan ini dapat meminimalisirkan penyakit tertular dikalangan masyarakat, khususnya di Kota Makassar.