Wanita Ini Ceritakan Pengalaman Mengharukan Saat Mengantar Petani, Penuh Pesan Moral

Terkini.id – Seorang netizen, Rossy Soehardi, menceritakan pengalaman yang penuh haru saat dirinya singgah di pinggir jalan untuk mengangkut seorang petani paruh baya yang sedang berjalan kaki.

Pengalaman Rossy membuat haru banyak netizen, karena memberi pesan yang dalam tentang kesederahanaan.

Berikut kisahnya:

Setiap turun gunung ada aja penumpang yang saya angkut.

Pada saat tiba di tujuannya, dan saya membukakan pintu untuk salah seorang penumpang saya, saya tidak dapat mengucapkan kata-kata. Tercekat tenggorokan saya, setelah obrolan singkat di antara kami.

Habis nengok kebun katanya, tanaman di kebunnya adalah cabe.

Lahannya bukan lahan yang luas.
Hanya sepetak kecil.

Dan karena curah hujan tinggi, tanamannya gagal panen. #trenyuh

Saat mau turun dari mobil, saya bantu mengangkat si ibu itu dari mobil.

Ya Tuhan, yang saya pegang bukan daging, tetapi tulang semua. Sesak nafas saya tiba-tiba.

Setelah ibu itu turun, beliau buru-buru membuka selendang yang di dalamnya berisi pepaya dan daun bawang.

Saya dipersilakan membawa hasil kebunnya yg tidak seberapa itu. Ketulusannya membuat saya luluh lantak. #haru

Tanpa suara, saya hanya melambai mengisyaratkan bahwa saya menolak pemberiannya.

Udah gak bisa keluar kata-kata lagi…

Teringat saat itu juga anak-anak orang kota yang kalau minta sesuatu kadang bikin kita geleng-geleng kepala.

Termasuk anak saya juga kadang minta sesuatu yang mahal tapi tentunya tidak saya berikan karena menurut saya tidak perlu.

Celana jeans Rp 4 juta, sepatu Rp 6 juta, jaket Rp 6 juta.

Orang tuanya disuruh korupsi! di mana coba kalau anak SMP, SMA sudah hedon seperti itu?

Mereka harus banyak diajak ke kampung-kampung, supaya melek melihat kehidupan orang-orang yang masih hidup dibawah garis kemiskinan.

Ada lagi seorang ibu tua saat masuk mobil sandalnya dilepas.

Harus saya paksa untuk dipakai saja sandalnya. #lugu dan #tahudiri

Orang-orang seperti mereka lah yang membuat saya selalu bersyukur, bahwa hidup saya diberkati.

Ini menjadikan saya kuat dan tidak mudah mengeluh tentang masalah dalam hidup saya.

Jangan mudah mengeluh
Jangan membandingkan hidup kita dengan orang yang lebih tinggi standar kehidupannya

Hiduplah untuk menjadi jalan berkat bagi orang lain.

Memberi lebih baik daripada menerima

Kiranya Tuhan selalu mencukupkan orang-orang yang hidup dalam kesederhanaan itu. Amin.

Berita Terkait
Komentar
Terkini