Wanita Perlu Tahu, Ini Akibat Fatal Jika Jarang Ganti Celana Dalam

celana dalam wanita
Ilustrasi celana dalam wanita

Terkini.id – Bagi setiap orang, penting untuk selalu menjaga kebersihannya agar terhindar dari penyakit berbahaya, tak terkecuali kaum wanita.

Apalagi di organ vital yang memang menjadi salah satu pintu masuk kuman, virus dan bakteri berbahaya.

Daerah kewanitaan merupakan bagian wanita yang sangat sensitif.

Salah satu cara sederhana untuk menjaga kebersihan Miss V ialah rutin membersihkannya setelah buang air dan rajin mengganti celana dalam.

Jika tidak, maka akibatnya bisa fatal. Contohnya seperti yang dialami wanita ini.

Dilansir dari laman brilio, seorang wanita asal Wuhan, China, yang diketahui bernama Fang Fang (23) mengalami nasib tragis akibat jarang mengganti celana dalam.

Perempuan ini hanya mengganti celana dalamnya sekali dalam sebulan.

Akibat kebiasaan joroknya itu, Fang Fang harus merasakan hal aneh pada tubuhnya semenjak 2 bulan ke belakang.

Dirinya mulai merasakan sakit di perutnya sehingga diantarkan oleh seorang teman ke rumah sakit. Saat diperiksa, dokter menemukan Lesi pra-kanker di vulvanya.

Fang Fang harus dirawat di Rumah Sakit akibat jarang mengganti celana dalam. (foto: worldofbuzz.com)

Lesi seperti dilansir dari laman doktersehat merupakan suatu area dari jaringan yang rusak karena cedera atau penyakit.

Dokter sempat bingung dengan keadaan Fang Fang. Pasalnya, kondisi ini umunya terjadi pada wanita yang memasuki masa menopause.

Kondisi Lesi pra-kanker di vulva sangat jarang dialami wanita muda.

Setelah mengetahui kebiasaan Fang Fang yang mengganti celana dalam sebulan sekali, dokter menyimpulkan kebiasaan itu jadi penyebab sakitnya.

Kebiasaan tidak higienis Fang Fang menyebabkan vulvanya terserang virus.

Fang Fang juga memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum minuman keras, begadang, yang juga berpengaruh pada kesehatannya.

Fang Fang harus dirawat di Rumah Sakit akibat jarang mengganti celana dalam. (foto: worldofbuzz.com)

“Saya agak malas dan saya jarang mencuci pakaian dalam saya. Ketika aku mendapatkan haid, aku akan terus mengenakan pakaian dalam yang sama selama sebulan dan membersihkannya dengan beberapa tisu,” ujar Fang Fang.

Kini wanita muda ini harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari dokter mengenai lesi di vulvanya.

Komentar
Terkini