Warga Paccinongang bentuk majelis ilmu untuk menambah pengetahuan Islam

warga masyarakat di sekitar Masjid Nurul jihad Kelurahan Paccinongang, Somba Opu Gowa membentuk komunitas majelis ilmu, yang diberi nama
Warga masyarakat di sekitar Masjid Nurul jihad Kelurahan Paccinongang, Somba Opu Gowa membentuk komunitas majelis ilmu, yang diberi nama "Kopi Da'i" singkatan dari Komunitas Penuntut Ilmu Da'wah Islam

Terkini.id, Gowa – Majelis ilmu adalah kegiatan pengajian mengingat Allah SWT dan merupakan salah satu ibadah yang banyak manfaatnya. Banyak keutamaan menghadiri majelis ilmu.

Salah satunya adalah mendapatkan ketenangan dan rahmat dari Allah SWT. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda : “Dan tidaklah sekelompok orang berkumpul di dalam satu rumah di antara rumah-rumah Allah, mereka membaca kitab Allah dan saling belajar diantara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut–nyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapan-Nya.” (HR.Muslim).

Untuk itu, warga masyarakat di sekitar Masjid Nurul jihad Kelurahan Paccinongang, Somba Opu Gowa membentuk komunitas majelis ilmu, yang diberi nama “Kopi Da’i” singkatan dari Komunitas Penuntut Ilmu Da’wah Islam.

Selain mendengarkan tausiah dari ustad yang kompeten juga dilakukan kajian Alquran dan hadits – hadits shahih. Kemudian jemaah mendiskusikannya bersama ustad sambil menyeruput kopi panas dan menikmati penganan ringan.

DR Marwan, penggagas kegiatan ini mengungkapkan, Kopi Da’i adalah kegiatan majelis ilmu yang bertujuan menambah wawasan ilmu pengetahuan agama Islam sehingga dapat meningkatkan kualitas ibadah jemaah Masjid Nurul Jihad.

“Kopi Da’i adalah kegiatan majelis ilmu yang bertujuan menambah wawasan ilmu pengetahuan agama Islam”

Ketua RW 13 Kelurahan Paccinongang ini menambahkan, pengajian ini juga wadah silaturahim warga. Menumbuhkan rasa kekeluargaan dan meningkatkan kekompakan. Majelis ilmu yang sudah berlangsung empat kali ini dilaksanakan setiap hari ahad ba’da shalat subuh.

Namun selama bulan Ramadan dilaksanakan setiap ba’da sholat Ashar dilanjutkan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah.

Saat memberikan tausiyah, Ustadz H. Iwan Fitri, LC, M.Sos menyampaikan, saat ini umat Islam mulai meningalkan melaksanakan shalat-shalat sunnah. Salah satunya adalah melaksanakan 2 rakaat shalat sunnah Isyraq, padahal keutamaan shalat sunnah ini amatlah besar, sebagaimana Sabda Rasulullah SAW “Barangsiapa yang shalat shubuh dengan berjama’ah kemudian dia berdzikir kepada Allah Ta’ala sampai terbitnya matahari lalu dia shalat dua raka’at, maka pahalanya seperti pahala berhaji dan ‘umrah, sempurna, sempurna, sempurna.”

Ustad alumni Universitas Islam Madinah, KSA ini menambahkan pentingnya dan besarnya pahala melaksanakan shalat sunnah ini sehingga sebaiknya dilaksanakan minimal seminggu sekali.

Ardiansah Damopolii, salah satu jamaah pengajian ini mengungkapkan banyak ilmu tentang agama islam yang dia peroleh selama mengikuti majelis ilmu ini. Warga Perumahan Citra Garden Gowa ini menambahkan, selain menambah pengetahuan agamanya, pengajian ini juga menjadi sumber ketentraman hati, ketenangan jiwa dan tempat me-recharge keimanan.

Warga berharap pengajian ini terus berlanjut, karena selain menambah pemahaman hukum wajib dan sunnah dalam beribadah juga sebagai salah satu syiar serta memakmurkan masjid sebagai tempat menuntut ilmu sebagaimana di zaman Rasulullah SAW.

Jurnalis Warga : Ardiansah Damopolii

Berita Terkait
Komentar
Terkini