Warga Tande Mandar Sukses Bangun Asrama Megah secara Swadaya di Kota Makassar

Terkini.id, Makassar – Warga Sulawesi Barat, khususnya Majene patut berbangga dengan terbangunnya asrama mahasiswa Mandar Tande  yang cukup megah di pusat kota Makassar.

Asrama tersebut merupakan hasil swadaya warga Mandar, Tande di dalam dan luar kota Makassar.

Berbagai pihak menilai, swadaya masyarakat Tande membangun asrama untuk pelajar mahasiswa patut dicontoh.

Gedung asrama mahasiswa Tande yang diresmikan, Minggu 30/06 itu berada di jalan Andi Djemma (Dahulu Jalan  Landak Baru) kota Makassar.

Sekretaris provinsi Sulawesi Barat, Idris DP yang hadir meresmikan gedung asrama Mahasiswa Tande memberikan apresiasi terhadap usaha warga Tande membangun asrama untuk para pelajar dan mahasiswa.

Baca juga:

Menurut Idris,  upaya himpunan keluarga Tande membangun asrama adalah model partisipasi masyarakat dalam bidang pembangunan pendidikan yang patut menjadi panutan bagi yang lain.

“Komunitas ( warga) lainnya patut mencontoh upaya himpunan keluarga Tande, bagaimana dengan semangat kebersamaan, warga bisa membangun asrama yang tentu tidak sedikit biayanya,” kata Idris.

Selain Idris, acara peresmian gedung asrama mahasiswa Mandar Tande tersebut juga dihadiri ketua Himpunan Keluarga Mandar Tande ( HIKMAT ) Dr. Ahmad Asiri, para pengurus HIKMAT dari berbagai daerah,  perwakilan pemkab Majene serta sejumlah tokoh Mandar, Sulawesi Barat asal Tande di Makassar, diantaranya H.M. Zikir Sewai.

Ketua Pengurus Pusat HIKMAT Dr.H.Ahmad Asiri  menjelaskan, gedung asrama yang baru saja diresmikan ini merupakan renovasi dari asrama sebelumnya di tempat yang sama.

Menurut Ahmad, sejak 1976, warga HIKMAT Tande telah memiliki dua asrama mahasiswa di Makassar, selain yang berada di jalan Andi Djemma (Jalan Landak Baru) satu asrama lainnya berada di Jalan Mallengkeri.

Ia mengatakan, pembangunan asrama mahasiswa tersebut belum mendapat bantuan dari pemerintah, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.

“Selama ini memang belum ada (bantuan,-), kami betul-betul secara swadaya, tujuannya ya tentunya untuk membantu peningkatan kualitas SDM di Majene dan Sulawesi Barat secara umum,” kata Dr. Ahmad.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan anggaran yang digunakan sampai saat ini untuk membangun asrama mencapai Rp 693.000.000

Untuk penyelesaian pembangunan asrama, yakini pembangunan aula dan ruang belajar,  panitia masih membutuhkan anggaran lebih Rp 500 juta.

Tande yang awalnya sebuah desa (kini Kelurahan ) di kabupaten Majene, mencatat sejarah tersendiri dalam upaya memajukan kualitas pendidikan.

Salah seorang mahasiswa HIKMAT, Rahmat yang juga mahasiswa UNM Makassar, Kedua asrama milik HIKMAT tersebut dirasakan sangat membantu study mahasiswa dari daerah yang melanjutkan pendidikan di Makassar.

“Disamping tidak berbayar, lokasi asrama juga strategis, di pusat kota, mudah mengakses ke banyak kampus,” katanya

Komentar

Rekomendasi

Viral Ksatria Baja Hitam Belanja di Pasar, Tukang Sayur Heboh

Ternyata ini Lokasi Pertarungan Sesungguhnya Menghadapi Pandemi Covid-19

Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Haji 2020, Ini Reaksi PBNU

Anggota KKB Papua Pelaku Pembunuhan Berencana Terancam Hukuman Mati

Heboh Warga Disogok Agar Keluarganya Dikubur secara Covid-19, Ini Penjelasan RS

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar