Warga Temukan Harta Karun Sriwijaya di Atas Lahan Bekas Karhutla

Harta Karun
Penemuan harta karun. (Foto: ilustrasi)

Terkini.id, Makassar – Tim Arkeologi Sumatera Selatan bersama warga melakukan peninjauan di lokasi penemuan emas yang diduga merupakan harta karun Kerajaan Sriwijaya di daerah daerah Cangal, Ogan Komering Ilir.

“Berdasarkan penelitian itu adalah lokasi pemukiman-pemukiman lama, kalau dari masa apa ya itu ada sejak awal masehi. Kebetulan waktu tim kami mengunjungi ditemukan ada penemuan peninggalan-peninggalan lama di lokasi,” kata Kepala Arkeologi Sumsel Budi Wiyana, dikutip dari Detik, Rabu, 9 Oktober 2019.

Bahkan, Budi mengaku ada warga yang menemukan manik-manik yang terbuat dari emas. Namun, pihaknya belum mengetahui pasti pada tahun berapa manik-manik tersebut dibuat.

“Kemarin kita temukan ada manik-manik bahan dari emas. Nah, untuk massa kita lihat itu manik-manik Indofasifik. Bahkan ada juga ditemukan tiang rumah dan itu butuh diteliti untuk mengetahui kapan dibuat,” ujarnya.

Penemuan harta karun tersebut berada di atas tanah kosong bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Lokasi itu kini sudah dibuat kanal seluas 500 hektare.

Denni, salah satu warga yang ikut berburu harta karun tersebut mengatakan, penemuan harta itu sebenarnya pernah terjadi saat kebakaran di lahan tersebut dipadamkan, yakni sekitar tahun 2014 dan 2015.

Saat itu, kata Denni, air sungai di lokasi surut sehingga warga disebutnya tak sengaja menemukan emas.

“Saya tidak setuju dikatakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya, tapi kalau dikatakan masa Sriwijaya iya. Ini saya setuju dan masih akan kita teliti untuk memastikan itu,” ujarnya.

Komentar
Terkini
News

Luas Pulau Lanjukang Kota Makassar Terus Menyusut

Terkini.id, Makassar - Pulau Lanjukang, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar memiliki pasir putih dan perairan yang bersih. Lautnya tenang dengan gradasi warna laut yang cantik.Sayangnya,
News

Begini Sosok JK di Mata Dokter Koboi

Terkini.id,Makassar - Inilah pandangan pemuda milenials Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai seorang dokter dan kerap disapa Dokter Koboi terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia