Warga Tiga Desa Manfaatkan Pekarangan Jadi Lahan Pertanian Organik

Terkini.id, Pangkep – Pekarangan warga tiga desa di Kecamatan Labakkang yaitu Barabatu, Kanaungan dan Taraweang menjadi lahan pertanian sayuran organik. Ini merupakan hasil dari sekolah lapang yang dilaksanakan Dinas Pertanian Pangkep selama 15 bulan terakhir.

Kadis Pertanian Sriwati mengatakan hal itu merupakan langkah maju. Selain juga sebagai upaya mendukung program pemkab untuk swasembada sayur. Sehingga warga Pangkep tidak lagi mempunyai ketergantungan dan mengkonsumsi sayur dari daerah lainnya, namun sudah dari wilayahnya sendiri.

“Sekolah lapang di setiap desa terdiri dari 6 kelompok dan masing-masing kelompok beranggotakan 25 orang. Sebanyak 18 kelompok di tiga desa dengan jumlah petani 450 orang,” kata Sriwati, Senin 30 Juli 2018.

Sekolah lapang juga mengajarkan tentang pertanian atau mengolah lahan yang baik, juga dengan bagaimana mengolah tambak juga dengan menggunkan pupuk organik.

Salah seorang warga Desa Taraweang Aziz mengatakan sudah mampu membuat kompos meski dengan cara yang sederhana. Karena di sekolah lapang tersebut diajarkan membuat kompos dengan bahan yang ada di sekitarnya.

Menarik untuk Anda:

“Kami perlahan-lahan meninggalkan pupuk kimia untuk mengolah lahan pertaniannya. Untuk emnanam
sayuran di rumah hanya menggunakan air beras dan sayuran basi yang sudah difermentasi menjadi kompos,” ujarnya.

“Kami sudah tidak lagi menggunakan pupuk kimia,” katanya yang menanam di pekarangannya,
aneka sayuran yang dikonsumsi sendiri.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dosen STKIP Pembangunan Indonesia Makassar Latih Warga Pulau Sabutung Buat Produk Olahan Ikan

Lahan Pertanian Kering, Anir-Lutfi Rencanakan Perluas Bendungan Tabo-tabo

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar