Waspada Cerebral Palsy pada Anak, Kenalilah

Cerebral Palsy pada anak. Source : cerebralpalsyguidance.com

Terkini.id, – Pada zaman sekarang jenis penyakit yang muncul makin beragam dan penyebabnya pun berbeda-beda. Salah satunya Cerebral Palsy (CP) atau kelumpuhan otak, yang tidak baru dalam dunia medis tetapi mungkin baru bagi orang awam.

Apakah Cerebral Palsy?
Cerebral Palsy atau biasa disingkat CP bukanlah penyakit genetika namun sebuah kelainan neurologia atau kelainan saraf yang terjadi pada anak baik sewaktu dalam kandungan ataupun setelah lahir. Penyebab cerebral palsy juga beragam mulai dari gaya hidup si ibu yang kurang baik atau panas pada anak yang tidak cepat ditangani, kecelakaan pada anak, dan masih banyak penyebab lainnya.

Cerebral Palsy, walaupun dapat diartikan sebagai kelumpuhan pada otak, namun anak yang terkena Cerebral Palsy tidak berarti bodoh, kebanyakan anak yang terkena Cerebral Palsy memiliki memori yang baik dan dapat belajar, namun gangguan pada syaraf motoriknya menyebabkan kontrol dan koordinasi gerak pada anak tersebut terhambat sehingga perkembangan motoriknya nampak jelas berbeda dengan anak normal.

Yang pertama kali memperkenalkan penyakit ini adalah William John Little (1843), yang menyebutnya dengan istilah Cerebral Diplegia, sebagai akibat prematuritas atau afi ksia neonatorum. Sir William Olser adalah yang pertama kali memperkenalkan istilah Cerebral Palsy, sedangkan Sigmund Freud menyebutnya dengan istilah Infantile Cerebral Paralysis.

Type CP. Source : bisamandiri.com

Penyebab Cerebral Palsy (CP)
Umumnya penyebab CP tidak diketahui. CP bisa terjadi akibat cedera lahir dan berkurangnya darah ke otak sebelum, selama dan segera setelah si bayi lahir. Bayi prematur sangat rentan terhadap CP, kemungkinan karena pembuluh darah ke otak belum berkembang secara sempurna dan mudah mengalami perdarahan atau karena tidak dapat mengalirkan oksigen dalam jumlah yang memadai ke otak.

Infografik Cerebral Palsy. Source :

Akibat Cerebral Palsy (CP)
CP biasanya berkembang pada usia 2-3 tahun dan ini merupakan gangguan otak nonprogresif, berarti kerusakan otak tidak terus memburuk sepanjang hidup. Tetapi gejala akibat kerusakan otak sering mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Gejala lain yang bisa ditemukan pada CP, yaitu kecerdasan di bawah normal, keterbelakangan mental, kejang/epilepsi, pernafasan yang tidak teratur, gerakan tubuh menjadi terbatas, gangguan pendengaran dan penglihatan, gangguan perkembangan motorik, dan gangguan berbicara.

Adapun tanda-tanda CP, antara lain :
1. Kelainan motorik yang dapat diketahui pada tahun pertama setelah kelahiran. Saat lahir, biasanya terlihat lemah
dan terkulai.

2. Bayi normal ketika diangkat dengan posisi menghadap ke bawah, kepala dan punggungnya segaris. Sedangkan yang menderita Cerebral Palsy akan terkulai ke bawah sehingga antara kepala dan kaki seakan membentuk huruf U.

3. Bayi yang lahir dengan tanda-tanda kerusakan otak akan kesulitan bernafas, tubuh terkulai, dan tubuhnya
membiru.

4. Tubuh bayi dengan Cerebral Palsy cenderung kaku. Bayi bisa menangis dalam jangka waktu lama atau bisa
sangat diam dan hampir tidak pernah menangis atau tersenyum.

5. Wajah mereka terlihat aneh karena ada kelemahan otot wajah. Ada juga yang terus-menerus mengeluarkan air liur karena tidak bisa mengontrol.

Pengobatan Cerebral palsy
Cerebral palsy adalah kondisi yang tidak dapat disembuhkan, namun untuk mengatasi gejala dan cacat bisa dibantu dengan terapi fisik, terapi okupasi, konseling psikologi, dan operasi.

Therapy untuk CP. Source : leighday.co.uk

Terapi fisik membantu anak mengembangkan otot yang lebih kuat seperti berjalan, duduk, dan keseimbangan. Alat tertentu seperti penyangga logam untuk kaki, atau pembebat, mungkin juga bermanfaat bagi anak.

Terapi okupasi, berfungsi anak mengembangkan kemampuan motorik yang baik, misalnya untuk memakai baju, makan, dan menulis. Terapi bicara dan bahasa membantu anak dengan kemampuan berbicara. Anak dan keluarga dibantu dengan pendukung, pendidikan khusus, dan servis yang terkait.

Tes yang bisa dilakukan, dokter akan memeriksa fisik dan pergerakan anak dengan hati-hati. Dokter mungkin menyuruh tes untuk memastikan CP, termasuk CT dan MRI otak, ultrasound, dan tes konduksi saraf.

Pengobatan CP di rumah
Perubahan gaya hidup bisa membantu mengatasi Cerebral Palsy
– Selama kehamilah hindari risiko seperti campak jerman.
– Konsultasi dengan dokter tentang pengobatan yang membantu mengurangi gejala.
– Cari tahu sekolah dengan pendidikan khusus dan layanan yang terkait untuk anak
– Bersikap positif tentang orang dengan Cerebral Palsy.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Health

Maulina Moli

INILAH wanita paling bahagia saat ini: Maulina. Putri seorang jendral bintang tiga. Ibu seorang anak kecil. Pengusaha tas wanita.Yang membuatnyi sangat happy adalah ini: