Waspada, Ini Penyakit Pembunuh Nomor Satu di Dunia

Penyakit Stroke
Ilustrasi penyakit stroke

Terkini.id – Penyakit jantung dan stroke adalah pembunuh nomor satu di dunia. Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa sebanyak 17,5 juta penderita jantung dan stroke yang meninggal setiap tahunnya. Hal ini dinyatakan dalam World Economi Forum tahun 2010 lalu, dan 80 persen terjadi di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Dari data Riskesdas 2007 menunjukkan bahwa 48,2 persen masyarakat Indoensia masih kurang dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Selain itu 93,6 persen masyarakat juga kurang dalam mengkonsumsi sayur dan buah yang dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler. Kondisi ini semakin diperparah dengan besarnya jumlah perokok harian yang mencapai 23,7 persen.

Penyakit Stroke
Ilustrasi sakit stroke

Kenali Penyakit Stroke

Stroke terjadi apabila pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat. Gejala-gejala stroke berlangsung lebih dari 24 jam. Berdasarkan penyebabnya, stroke terbagi menjadi dua macam, yakni:

Menarik untuk Anda:

1. Cerebral haemorrhage (stroke hemorajik), yaitu stroke terjadi karena pecahnya pembuluh darah.
2. Ischaemic Stroke (stroke iskemik), yaitu stroke yang terjadi karena sumbatan pembuluh darah.

Dilihat dan gejalanya, stroke terbagi menjadi tiga macam, yakni:

1. Stroke sementara, sembuh dalam beberapa menit atau jam.
2. Stroke ringan, sembuh dalam beberapa minggu.
3. Stroke berat, sembuh dengan meninggalkan cacat.

Baik stroke sementara, ringan maupun berat mempunyai lima gejala utama, yaitu:

1. Pusing atau sakit kepala tiba-tiba tanpa tahu sebabnya.
2. Tiba-tiba kehilangan keseimbanagan, koordinasi dan kontrol tubuh.
3. Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua mata.
4. Kehilangan kesadaran dan bicara tidak jelas.
5. Kelemahan dan kelumpuhan pada wajah, lengan, tangan, terutama pada salah satu sisi tubuh.

Penyakit Stroke
Gejala Stroke

Tips Mencegah Stroke

1. Periksa tekanan darah secara rutin. Riset menunjukkan, rajin kontrol mengurangi 40 persen resiko stroke. Bila lebih dari 140/90, berarti tekanan darah anda tinggi. Usahakan untuk menurunkannya.

2. Singkirkan tembakau. Menjauhi tembakau mengurangi resiko stroke sampai 33 persen.

3. Lakukan latihan olahraga. Riset menunjukkan, mereka mulai latihan pada usia antara 25-40 tahun, resiko berkurang 57 persen. Sedangkan yang mulai latihan saat usianya 40-55 tahun, kesempatannya 37 persen lebih baik untuk terhindari dari stroke.

4. Makanlah potasium. Riset menegaskan mengkonsumsi makanan kaya potasium sehari-hari, mengurangi resiko stroke 40 persen. Kentang adalah sumber potasium yang baik, selain alpukat, kedelai, pisang, salmon, dan tomat.

5. Kurangi lemak. Apa yang baik bagi jantung anda, baik pula bagi otak. Menjaga kadar kolesterol berarti menghambat aterosklerosis dan stroke. Makanlah lemak tidak melebihi 25 persen kebutuhan kalori.

6. Jauhi alkohol. Kalau anda belum berkenalan dengan alkohol, lebih baik tidak usah kenal. Mengkonsumsi alkohol menjadi salah satu penyebab stroke.

Penulis : Nur Rachmat

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Konsumsi Gula Berlebih, 5 Penyakit Berisiko Ini Bisa Menghampirimu

12 Alasan Ini Ingatkan Kita Harus Rutin Minum Air Putih

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar