Waspadalah terhadap dehidrasi, ini ciri-cirinya

ciri ciri dehidrasi
Waspadalah terhadap dehidrasi, ini ciri-cirinya. (foto/salut180.com)

Terkini.id – Makna dehidrasi sendiri adalah kondisi tubuh ketika kekurangan cairan dibandingkan dengan yang didapatkan. Hal ini menyebabkan terjadinya gangguan pada keseimbangan gula-garam pada tubuh.

Tubuh manusia memerlukan lebih dari 60% kandungan air dari berat tubuh. Kandungan air tersebut memiliki banyak fungsi seperti pembantu sistem pencernaan, pelumas, pelembap jaringan dan lain-lain. Namun bagaimana jika kita mengalami kekurangan cairan?

Dilansir dari berbagai sumber, terkini.id telah merangkum ciri-ciri tubuh mengalami dehidrasi.

1. Urine berwarna kuning pekat

Saat tubuh mengalami dehidrasi ginjal akan mengurangi bahkan menghentikan produksi urine. Hal itulah yang membuat urine menjadi kuning pekat hingga kecoklatan.

2. Susah buang air besar

Ketika kebutuhan air dalam tubuh terpenuhi, makanan yang dikomsumsi dapat bergerak bebas ke usus besar yang nantinya akan diserap sebelum dikeluarkan lewat anus berupa kotoran dan sisa dari proses metabolisme yang sudah tidak diperlukan tubuh.

Saat mengalami dehidrasi, usus besar akan menghemat air yang menyebabkan feses menjadi kering dan keras, sehingga menyebabkan susah buang air besar.

Baca :Dirut AKPER Makassar Minta Biaya Praktik Tenaga Perawat Diseragamkan

3. Jantung berdebar-debar

Dehidrasi menurunkan kadar elektrolit serta aliran darah pada tubuh dan berujung pada detak jantung yang meningkat. Padahal, jantung memerlukan tubuh yang sehat untuk menjalankan fungsinya dengan baik.

4. Mudah mengantuk dan cepat lelah

Dehidrasi dapat menurunkan kadar cairan tubuh yang bisa menyebabkan pusing hingga pingsan. Salah satu ciri dehidrasi adalah tubuh terasa melayang dan berputar-putar saat berdiri.

Sedangkan dehidrasi kronis akan membuat volume darah dan tekanan darah ikut turun. Tanpa pasokan oksigen yang cukup ke otak, fungsi otak akan berkurang dan menyebabkan kita mengantuk dan mudah lelah.

5. Air mata kering

Air mata berfungsi sebagai pembersih dan pelumas mata. Jika tubuh kita kekurangan cairan, maka produksi air mata akan terhenti dan menyebabkan mata menjadi kering, tidak ada air yang keluar saat menangis, dan mata sakit.

Untuk mengobati dehidrasi, tidak cukup jika hanya diberikan air putih untuk menggantikan cairan yang hilang, karena air dapat melarutkan mineral yang rendah pada tubuh, hal itu justru bisa memperburuk dehidrasi.

Baca :Kemenkes RI survei Puskesmas Padongkong guna pastikan standardisasi pelayanan

Untuk menggantikan cairan yang hilang, akan sangat baik jika diberi jus buah. Usahakan untuk menghindari minuman bersoda dan berkafein seperti kopi, Coca-Cola, Fanta, dan lain-lainnya yang dapat memperburuk dehidrasi.