WHO Sebut AS Berpotensi Jadi Pusat Penularan Corona ke Seluruh Dunia

WHO
Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Depokrayanews)

Terkini.id, Jakarta – Badan Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporannya menyebut bahwa korban jiwa akibat virus corona atau COVID-19 akan terus bertambah di berbagai belahan dunia.

Terkait hal itu, WHO menyatakan bahwa penyebaran wabah corona tercepat kini terjadi di Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari laman al-Jazeera, Selasa, 24 Maret 2020, WHO menyebut bahwa penyebaran corona di AS yang begitu cepat berpotensi menjadi pusat penularan virus tersebut di berbagai negara lainnya.

Berdasarkan data WHO, dalam 24 jam terakhir 85 persen pengidap baru Covid-19 berasal dari Eropa dan AS.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Senin, 23 Maret 2020, kemarin telah mengumumkan peringatan kepada masyarakat dunia terkait penyebaran corona.

Kendati demikian, Tedros juga mengatakan bahwa penyebaran corona masih bisa diperlambat dengan mengambil langkah-langkah mendasar.

“Butuh 67 hari hingga jumlah pengidap corona mencapai angka 100 ribu orang. Setelah itu, dalam rentang waktu 11 hari, 100 ribu orang lagi terpapar virus tersebut,” ungkap Tedros Adhanom.

“Kemudian dalam sebuah penyebaran besar-besaran, 100 ribu kasus baru ditemukan hanya dalam tempo 4 hari,” sambungnya.

Menurut laporan WHO, hingga saat ini jumlah masyarakat dunia yang terpapar virus corona yakni sebanyak 350 ribu orang.

Dari angka tersebut, 15 ribu orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19.

Komentar

Rekomendasi

China Umumkan Puluhan Ribu Kasus Covid-19 Tanpa Gejala

Arab Saudi Minta Umat Muslim Tunda Persiapan Haji Tahun Ini

Kasus Virus Corona di Italia Tembus Angka 100 Ribu

Pesawat Pengangkut Pasien Corona di Filipina Jatuh, Semua Penumpang Tewas

Kabar Gembira, Ilmuwan Iran Berhasil Uji Coba Vaksin Virus Corona

Tak Hanya PM Inggris, Ratu Elizabeth Juga Dikabarkan Terpapar Corona

Perdana Menteri Inggris Positif Terpapar Covid-19

Soal Covid-19, Presiden Jokowi Ajak Negara G20 “Perang”

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar