World Hijab Day Sedunia Diperingati Setiap 1 Februari

Terkini.id, Maros-Peringatan ini ternyata punya makna khusus bagi Bakal Calon Wakil Bupati Maros, Hj. Suhartina Bohari, satu-satunya politikus perempuan yang berani maju dalam kontestasi Pilkada 2020.

Menurut mantan Anggota DPRD Maros ini, World Hijab Day lebih pada gerakan dari perempuan untuk perempuan, dalam mendukung sesama perempuan yang mengalami perlakuan buruk dan diskriminasi di beberapa negara.

Namun, ia bersyukur di Kabupaten Maros ini sudah dikenal sebagai kabupaten yang menjunjung tinggi nilai religius sehingga bisa dilihat di berbagai kantor pemerintahan, wanita muslimah diwajibkan mengenakan hijab saat melakukan pelayanan.

Baca Juga: Kunker Komisi IV DPR RI di TN Bantimurung, Anggia: Ini...

Meskipun demikian, perempuan yang akrab disapa Hj. Tina ini mengaku prihatin karena diluar sana, sebutlah negara barat, masih banyak perempuan muslimah yang mendapat perlakuan diskriminatif dan tidak bebas mengenakan hijab.

Untuk itu, ia mengajak, wanita muslimah khususnya di Maros, jika kesehariannya mungkin belum mengenakan Hijab dengan teratur, minimal momen Hari Hijab se-dunia ini menjadi langkah awal kita mengenal hijab yang memiliki banyak manfaat selain untuk menutup aurat.

Baca Juga: Pemandu Alam Hingga Penyelam Lautan, Inilah 9 Pekerjaan yang Paling...

“Karena saat memakai hijab, bukan berarti aktivitas wanita muslimah akan terbatasi. Kita tetap dapat menjalankan satu atau multi peran termasuk di dunia karir, sosial dan utamanya keluarga.” tutupnya.

Diketahui, Peringatan World Hijab Day kali ini mengangkat tema Unity In Diversity atau Bersatu dalam Keberagaman yang diinisiasi Nazma Khan, warga New York kelahiran Bangladesh.

Gerakan ini bukan sekadar tren tetapi merupakan gerakan kesadaran akan hak perempuan muslim untuk mengenakan hijab dan membangun toleransi beragama.

Bagikan