Wow, para pemuda ini beli udara segar untuk dijual di China

China jual udara segar
Para pemuda di China menjual udara segar. (foto/mediapribumi.com)

Terkini.id – Tuhan menciptakan manusia dengan kebutuhan yang sangat mudah untuk diperoleh seperti udara, makanan dan minuman.

Udara adalah hal yang sangat mudah untuk didapatkan karena ada dimana saja kita pergi. Tetapi berbeda dengan China, di sana polusi semakin tinggi dan mencemari seluruh udara China sehingga manusia susah untuk menghirup semua udara yang ada.

Namun ada beberapa orang yang menjadi sukarela untuk menjual udara dalam bentuk kantong-kantong besar. Harga per kantongnya adalah 1 yuan (setara dengan 2 ribu rupiah).

Dilansir dari beberapa sumber, inilah penjualan udara segar yang diambil dari negara lain untuk dibawa ke China dalam bentuk kantong-kantong besar.

Kantong-kantong yang berisi udara ini dijual di pusat pembelanjaan Xi’an. Sangatlah murah, namun udara itu diambil dari tempat yang udaranya masih lebih bersih dari Xi’an.

Polusi udara di Xi’an sudah mencapai 65 mikrogram meter kubik. Ini sudah jelas di atas standar kesehatan yang sudah ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan udara yang standar adalah sebesar 25 mkrogram per meter kubik.

Baca :Kita keasyikan nonton perang dagang Amerika-China hingga lupa jualan

Banyak kota besar di China yang mengalami asap kronis, namun Xi’an merupakan salah satu kota yang mengalami asap kronis yang berat. Tentu saja, ini bukan berita yang baik bagi masyarakat kota ini.

Tahun 2014 diteliti, kalau jumlah rakyat di China didiagnosa menderita kanker paru-paru sebanyak 4 juta individu dari total seluruh masyarakat Tirai bambu. Sedangkan tahun 2010, 3 juta individu tewas akibat kanker paru-paru dan penyakit pernapasan lainnya.

Sejak kantong yang berisi udara bersih dijual di pembelanjaan Xi’an masyarakat ramai-ramai memborong demi mendapatkan udara segar. Meski begitu, penjualan udara bersih ini dianggap sebagai suatu langkah yang inovatif.

Pengusaha-pengusaha muda ini mencari uang dengan mengikuti cara pemasaran yang sama dengan Kanada dan Australia, yaitu dengan menjual suatu hal dengan harga yang sangat terjangkau.