Woww! Dalam Perayaan HUT RI Disbudpar Gratiskan Liburan Untuk Nama Agus Ke Destinasi Maros

Foto : Ferdiansyah Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Maros

Terkini.id, Maros – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, dalam merayakan HUT ke-74 RI akan memberikan keuntungan kepada wisatawan.

Yakni warga yang bernama Agus dan lahir di bulan Agustus, digratiskan untuk liburan di destinasi wisata andalan Maros.

Ferdianyah selaku Kepala Disbudpar Maros mengatakan, warga atas nama Agus akan digratiskan masuk ke wisata yang ada di Maros. Salah satunya yakni wisata air terjun Bantimurung, Waterpark, dan Leang-leang.

Foto Gambar : Wisata Waterpark Maros

“Dalam rangka perayaan HUT RI, kami gratiskan warga yang bernama Agus, untuk masuk di wisata Bantimurung, Waterpark dan Leang-leang,” ucap Ferdiansyah, Rabu 7 Agustus 2019. Diulas dari tribunnews.com.

PLT Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi juga menambahkan bahwa gratis berwisata tersebut berlaku selama dua hari. Yakni tanggal 17 hingga 18 Agustus 2019.

Foto Gambar : Destinasi Wisata Air Terjun Bantimurung Maros

Ferdi mengatakan bahwa warga yang bernama Agus diwajibkan membawa kartu tanda pengenal, diantaranya KTP.

“Jadi semua yang memiliki nama Agus, baik itu Agusnawati, Agus Salim dan sebagainya, kami gratiskan masuk di tiga destinasi wisata itu,” katanya.

Selain wisata gratis, warga bernama Agus juga akan mendapatkan hadiah berupa souvenir dari Disbudpar.

Ferdi melanjutkan, selain wisata gratis, pihaknya juga memberikan diskon 25 persen kepada warga yang ingin liburan.

Foto Gambar : Destinasi Wisata Leang-Leang Maros

Diskon tersebut berlaku untuk kelompok yang berjumlah 10 orang. Saat ini, karcis untuk berwisata di Bantimung, dibanderol Rp 25 ribu per orang.

“Kalau ada rombongan sepuluh orang, kami berikan diskon 25 persen. Silahkan bawa keluarga untuk liburan di Maros,” ujar dia.
Kawasan air terjun Bantimurung, termasuk fasilitas hotel, penginapan, gazebo, pagar, dibenahi oleh Disbudpar, awal tahun ini.

Ferdi mengatakan, di hotel, sejumlah fasilitas di dalamnya juga diperbaiki, diantaranya toilet dan pendingin ruangan dan ruang rapat.

Dinding dan plafon yang kusam, dicat ulang. Begitu juga dengan toilet yang ada di kamar. Petugas menyisir hotel dan membenahinya.

Pekerja juga mencari dan membenahi cela yang menjadi penyebab rembesan air ke tembok. Rembesan tesebut menjadikan hotel nampak seperti bangunan tua.

“Hotel sudah cantik. Kami cat ulang. Fasilitas di kamar, termasuk AC dan toilet, semua sudah diperbaiki. Anggota semua yang kerja itu,” katanya.

Di area air terjun, petugas juga sudah melakukan pengecatan. Termasuk patung kupu-kupu, gazebo, penginapan, dan pagar pembatas.

Disbudpar juga membenahi Bantimurung Waterpark. Kawasan tersebut juga disulap menjadi tempat yang menyenangkan. Wahana di dalamnya, juga dicat.

“Kami menggunakan cat yang warna warni. Itu akan membuat wisatawan lebih nyaman. Kalau warna-warna itu terus, pasti orang bosan. Karena spot foto tidak berubah,” ujarnya.

Dia berharap, wisatawan berkunjung ke Bantimurung untuk memantau langsung keindahan hasil pembenahan. Wisatawan dijamin tidak bosan lagi. Semua lokasi kawasan dapat dijadikan sebagai spot foto.