Zulhas Ajak PKS Gabung Koalisi Indonesia Bersatu, Sekjen PKS: Asal Dilepas Bebas

Terkini.id, JakartaPartai Keadilan Sejahtera (PKS) tak menutup kemungkinan untuk merapat dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Koalisi yang diinisiasi oleh PPP, Golkar dan PAN ini dipersiapkan untuk bertarung di Pilpres 2024 mendatang. Namun PKS menyatakan bahwa pihak mereka ingin dilepas bebas atau tak dikekang jika sudah bergabung dengan KIB.

Zulkifli Hasan memberikan komentarnya perihal hal tersebut. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang biasa dipanggil Zulhas tersebut mengajak PKS untuk bergabung terlebih dulu bersama KIB. Kemudian, perihal PKS yang ingin dilepas bebas atau tak ingin dikekang bisa dibicarakan setelahnya.

“(PKS bergabung saja dulu) Ya itu aja jawaban saya jangan tanya lagi,” ujar Zulhas kala memberikan keterangan di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta seperti dikutip dari Suara, Senin 30 Mei 2022.

Baca Juga: Mie Instan Dipastikan Tidak Naik 3 Kali Lipat, Mendag: September...

“Koalisi itu terbuka kawan-kawan silakan bergabung untuk merumuskan gagasan agar Indonesia menjadi negara maju,” tambahnya.

Aboe Bakar Alhabsyi selaku Sekjen PKS pun memberikan tanggapannya soal ajakan Zulhas tersebut untuk bergabung ke KIB.

Baca Juga: Prabowo Dapat Sorotan Media Internasional Soal Pilpres 2024

“Ajakan siapa saja boleh, welcome PKS. Tapi tidak boleh dikonci. PKS dilepas bebas,” ujar Aboe kala memberikan keterangan dalam Milad PKS ke-20 yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta dikutip dari Suara, Minggu 29 Mei 2022.

Aboe tidak menutup pintu jika sejumlah partai ingin mengajak PKS untuk masuk kedalam koalisi mereka. Namun PKS ingin dilepas bebas jika sudah bergabung kedalam koalisi.

“Siapa pun yang ingin bermain silakan, mau kejar PKS InshaAllah siap tapi jangan kunci kami ngerti maksudnya ya,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Dapat Sorotan Media Internasional Soal Pilpres 2024

Aboe menuturkan bahwa PKS tidak berminat lagi untuk menjadi partai oposisi atau di luar pemerintahan nantinya. PKS berniat untuk turut aktif dalam koalisi.

“Kami sudah tak mau lagi di luar pemerintahan. Kita ingin mengusung bukan lagi mendukung,” imbuhnya.

Bagikan