Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara, Terbukti Gratifikasi dan Suap

Gubernur Jambi, Zumi Zola berpakaian oranye sebelum dibawa ke rumah tahanan KPK, Senin 9 April 2018. (kompas.com)

Terkini.id, Jakarta – Mantan artis yang juga Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut hakim, Zumi terbukti bersalah menerima gratifikasi serta memberi suap.

“Menyatakan terdakwa Zumi Zola telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” sebut ketua majelis hakim Yanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis 6 Desember 2018.

Hakim menyebutkan, Zumi menerima dana gratifikasi dibantu orang kepercayaannya, yakni Apif Firmansyah, Asrul Pandapotan Sihotang, dan Arfan.

Gratifikasi tersebut diterima Zumi saat menjabat Gubernur Jambi periode 2016-2021.

Besaran gratifikasi yang diterima Zumi adalah Rp 37.477.000.000, USD 173.300, SGD 100.000, dan satu unit Toyota Alphard. Gratifikasi itu berasal rekanan atau pengusaha.

Selain itu, Zumi diyakini jaksa telah memberikan suap Rp 16,4 miliar kepada 53 anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019.

Pemberian suap tersebut diketahui supaya DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018.